CIANJUR TIMES, Cianjur — Cianjur tidak hanya dikenal sebagai daerah tujuan wisata di Jawa Barat. Kabupaten ini juga memiliki sejumlah produk pangan yang telah lama dikenal sebagai buah tangan, mulai dari tauco dan manisan hingga beras Pandanwangi.
Sebagian produk tersebut memiliki sejarah panjang di Cianjur, sementara lainnya lahir dari pengembangan komoditas lokal dan inovasi pelaku usaha. Bagi wisatawan yang berkunjung ke Cianjur dan ingin membawa pulang produk dengan karakter daerah, berikut tujuh oleh-oleh yang bisa wisatawan pertimbangkan.

1. Tauco Cianjur
Tauco merupakan salah satu produk pangan yang paling lekat dengan identitas kuliner Cianjur.
Bumbu berbahan dasar kedelai yang difermentasi ini memiliki cita rasa gurih dan biasa digunakan sebagai bumbu dalam berbagai masakan, seperti tumisan, sayuran, hingga olahan ikan.
Salah satu produsen tauco yang terkenal di Cianjur adalah Tauco Cap Meong. Usaha tersebut disebut telah dirintis sejak sekitar 1880 dan diteruskan secara turun-temurun oleh keluarga Tasma.
Keberadaan tauco juga menjadi bagian dari identitas kuliner Cianjur. Produk ini dapat wisatawan temukan dalam berbagai kemasan sehingga relatif lebih praktis dalam perjalanan sebagai buah tangan.

2. Manisan Cianjur
Manisan buah menjadi salah satu produk yang telah lama menjadi ciri khas oleh-oleh dari Cianjur.
Berbagai buah dapat diolah menjadi manisan, antara lain pala, mangga, salak, kedondong, dan pepaya. Produk tersebut tersedia dalam bentuk basah maupun kering dengan perpaduan rasa manis, asam, dan terkadang pedas.
Manisan pala menjadi salah satu varian yang memiliki keterkaitan kuat dengan produk olahan Cianjur.
Untuk kepraktisan, wisatawan yang menempuh perjalanan jauh dapat memilih manisan kering sebagai oleh-oleh bila merasa manisan basah kurang praktis.

3. Beras Pandanwangi Cianjur
Tidak semua oleh-oleh harus berupa makanan ringan. Beras Pandanwangi merupakan salah satu produk pertanian yang memiliki hubungan kuat dengan Cianjur.
Pandanwangi dikenal sebagai varietas padi lokal Cianjur yang menghasilkan beras dengan aroma khas dan nasi bertekstur pulen.
Pemerintah Kabupaten Cianjur juga memiliki Peraturan Daerah Nomor 19 Tahun 2012 tentang Pelestarian dan Perlindungan Padi Pandanwangi Cianjur.
Wisatawan yang ingin membawa pulang produk pertanian khas daerah dapat memilih beras Pandanwangi. Untuk memastikan keasliannya, pembeli sebaiknya memilih produk dari penjual atau produsen yang dapat menjelaskan asal dan varietas beras yang mereka jual.

4. Roti Tan Keng Cu
Roti Tan Keng Cu merupakan salah satu kuliner legendaris yang telah lama dikenal di Cianjur.
Usaha roti tersebut berdiri sejak 1926. Sejarah panjangnya membuat Roti Tan Keng Cu menjadi bagian dari perkembangan kuliner tradisional di Cianjur.
Produk roti ini dapat wisatawan temukan di kawasan Jalan HOS Cokroaminoto. Roti ini baik untuk jadi cemilan selama perjalanan atau sebagai buah tangan saat pulang ke daerah asal.

5. Roti Popon
Selain Tan Keng Cu, Roti Popon juga menjadi salah satu produk roti tradisional yang terkenal di Cianjur.
Berdasarkan catatan, roti ini telah ada sejak 1935 dan bertahan sebagai salah satu kuliner lama di daerah tersebut.
Karakter Roti Popon berbeda dari roti modern yang banyak beredar saat ini. Cita rasa dan bentuknya yang mempertahankan karakter tradisional membuat produk ini memiliki penggemar tersendiri.
Roti Popon dapat wisatawan temukan di kawasan Jalan HOS Cokroaminoto dan bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin membawa pulang kuliner dengan cerita panjang dari Cianjur.

6. Cianjur Pala Sirup (CIPAS)
Pala tidak hanya diolah menjadi manisan. Di Cianjur, komoditas tersebut juga dapat menjadi minuman yang dikenal sebagai Cianjur Pala Sirup atau CIPAS.
CIPAS memiliki perpaduan rasa manis dan asam dengan aroma khas pala. Produk ini menjadi salah satu bentuk pengolahan komoditas lokal menjadi minuman dalam kemasan dan juga sebagai buah tangan.
Bagi wisatawan yang ingin membawa produk berbahan pala selain manisan, CIPAS dapat menjadi salah satu pilihan.

7. Tauco Cookies
Tauco tidak hanya berfungsi sebagai bumbu masakan. Di Cianjur, bahan pangan tersebut juga dapat menjadi produk kue kering yang terkenal sebagai Tauco Cookies.
Produk tersebut merupakan hasil kreasi pelaku UMKM Cianjur, Yeti Hernawati, yang mulai mengembangkan Tauco Cookies sejak 2015.
Tauco Cookies menjadi salah satu contoh inovasi produk pangan yang memanfaatkan tauco sebagai bahan dengan bentuk berbeda dari penggunaan tradisionalnya.
Produk ini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin membawa oleh-oleh berbahan lokal dalam bentuk makanan ringan yang praktis.
Oleh-Oleh dengan Identitas Cianjur
Dari tujuh produk tersebut, tauco, manisan, dan beras Pandanwangi memiliki keterkaitan yang kuat dengan identitas pangan Cianjur. Sementara Roti Tan Keng Cu dan Roti Popon menawarkan sisi sejarah kuliner daerah.
Adapun CIPAS dan Tauco Cookies menunjukkan pengembangan komoditas serta produk pangan lokal ke dalam bentuk yang berbeda.
Bagi wisatawan, pilihan oleh-oleh dapat mereka sesuaikan dengan kebutuhan perjalanan. Produk kering dan berkemasan praktis cenderung lebih mudah untuk perjalanan jauh, sedangkan produk yang memiliki masa simpan lebih pendek sebaiknya wisatawan beli mendekati waktu kepulangan.
Dengan beragam pilihan tersebut, wisatawan tidak hanya membawa pulang makanan dari Cianjur, tetapi juga dapat mengenal sebagian sejarah, komoditas pertanian, dan perkembangan usaha pangan yang tumbuh di daerah ini.***

















