CIANJUR TIMES, Cianjur — Dua mahasiswa laki-laki yang tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) diamankan warga setelah kedapatan berduaan dan bermesraan di sekitar Gang Rinjani, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Kamis (27/8/2026) malam.
Peristiwa tersebut bermula ketika petugas keamanan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Cianjur melihat dua pemuda duduk berduaan di kursi sebuah warung yang telah tutup sekitar pukul 21.00 WIB.
Petugas keamanan tersebut, Haris, mengatakan awalnya ia mengira keduanya hanya sedang nongkrong. Namun, setelah memperhatikan lebih lama, ia melihat keduanya menunjukkan kemesraan.
“Sekitar jam 21.00 WIB, saya lihat keduanya di depan warung. Awalnya dikira lagi nongkrong. Tapi lama kelamaan mereka pegangan tangan, saling cium tangan, dan mengelus-elus dagu,” ujar Haris, Jumat (28/8/2026).
Saat menyadari keberadaan mereka menarik perhatian orang lain, kedua mahasiswa tersebut kemudian meninggalkan lokasi dan berlari menuju Gang Rinjani.
Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian mengejar keduanya hingga menemukan mereka di posko KKN.
“Saya melihat terus mereka kabur masuk ke Gang Rinjani. Kemudian oleh warga dikejar dan akhirnya berhasil diamankan,” kata Haris.
Warga Amankan Kedua Mahasiswa
Muhammad Fitra Ramdani (20), warga setempat, mengatakan warga kemudian membawa kedua mahasiswa tersebut ke rumah salah seorang tokoh masyarakat untuk dimintai keterangan.
Menurut Fitra, warga juga memastikan bahwa keduanya merupakan bagian dari kelompok mahasiswa yang sedang menjalani KKN di wilayah tersebut.
“Mereka kan sedang buka posko di Gang Rinjani, RT 02. Ada teman-temannya juga, kemudian ditunjukkan foto dan videonya. Ternyata benar mereka teman dari kelompok KKN tersebut,” ujar Fitra.
Fitra mengatakan, dalam pertemuan dengan warga, kedua mahasiswa tersebut mengaku pernah melakukan tindakan serupa di posko KKN ketika kondisi sedang sepi.
“Dari pengakuan mereka berdua, di posko juga pernah berciuman. Jadi mereka tuh melakukan itu sudah dua kali saat kondisi posko KKN tersebut sepi karena teman-teman lainnya sedang mencari makan di luar. Jadi berarti di posko sudah ciuman bibir dua kali, lalu di pinggir jalan bermesra-mesraan,” katanya.
Meski merasa keberatan dengan perilaku tersebut, Fitra mengatakan warga memilih tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Warga kemudian menyerahkan penanganan kedua mahasiswa tersebut kepada pihak kepolisian.
“Tentu kami menolak keras perilaku seperti itu. Kami langsung serahkan keduanya ke pihak kepolisian,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Cianjur Kompol Yadi Kusyadi mengatakan polisi telah mengamankan kedua mahasiswa tersebut dan membawa mereka ke Mapolres Cianjur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Sudah diamankan ke Polres. Keduanya tengah menjalani pemeriksaan,” tutur Yadi.
Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya terhadap kedua mahasiswa tersebut.***















