CIANJUR TIMES, Cianjur – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti Kabupaten Cianjur memastikan kualitas air bersih untuk sekitar 50 ribu pelanggan tetap terjaga selama musim kemarau. Meski sejumlah sumber air baku mulai mengalami penurunan debit, distribusi air ke pelanggan disebut masih berjalan normal.
Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Syamsul Hadi, mengatakan pelayanan air bersih ke rumah pelanggan masih berjalan seperti biasa. Selain itu, pendistribusian air bersih menggunakan truk tangki juga tetap disiagakan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pasokan tambahan.
“Berbagai upaya terus kami lakukan, termasuk perbaikan pipa induk dan jaringan distribusi di seluruh cabang pelayanan, terutama yang mengandalkan sumber air baku dari sungai,” katanya di Cianjur, Jumat (8/8/2026).
Debit Sungai Turun saat Kemarau, Pengolahan Air Terhambat
Menurut Syamsul, dampak musim kemarau mulai dirasakan di beberapa wilayah yang mengandalkan pasokan air dari sungai. Salah satu wilayah yang paling terdampak adalah Cabang Pelayanan Ciranjang, di mana penurunan debit sungai menyebabkan proses pengolahan air menjadi lebih sulit.
Penurunan debit air membuat muka sungai menjadi lebih dangkal sehingga pasir dari dasar sungai kerap masuk dan menutup titik pengambilan air baku. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Perumdam melakukan sejumlah penyesuaian teknis, termasuk menggeser mesin dan pipa induk ke lokasi yang debit airnya masih mencukupi.
Kondisi tersebut berpotensi mengganggu distribusi air ke pelanggan di wilayah terdampak. Terutama ketika proses pengambilan air baku terhambat oleh pendangkalan sungai. Namun, Perumdam menyatakan terus melakukan penanganan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal selama musim kemarau.
“Kami terus berupaya melakukan penanganan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal meskipun ada berbagai kendala selama musim kemarau,” ujarnya.
Perumdam juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak dan hemat. Terutama hanya untuk kebutuhan pokok sehari-hari seperti memasak, minum, mandi, dan mencuci. Pihaknya meminta masyarakat mengurangi penggunaan air untuk mencuci kendaraan atau menyiram tanaman secara berlebihan selama pasokan air baku menurun.
Bagi warga yang mengalami kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih, permintaan dapat warga sampaikan melalui kantor cabang Perumdam terdekat. Saat ini Perumdam menyiagakan empat truk tangki untuk melayani distribusi air bersih di sejumlah kecamatan terdampak kekeringan di Kabupaten Cianjur.
“Kami juga memohon maaf kepada pelanggan apabila pelayanan masih belum optimal. Kami akan terus berupaya berbenah agar pelayanan terbaik dapat terus kami berikan kepada masyarakat,” pungkas Syamsul.***










