Menu

Mode Gelap
Pilkades Digital Cianjur Digelar 18 Oktober di 47 Desa, Anggaran Rp2,5 Miliar HMI Cianjur: Pernyataan Cak Imin Berpotensi Mencederai Nilai Inklusivitas NU Dugaan Pelanggaran Etika Mahasiswa KKN, ABC Desak Kampus Perkuat Pembinaan Pemkab Cianjur Catat 100 Warga Keberatan karena Desil Kesejahteraan Berubah PJU Padam di Sejumlah Jalan Nasional Cianjur, Dishub Minta Kemenhub Segera Bertindak Dua Mahasiswa KKN di Cianjur Diamankan Warga Usai Kepergok Bermesraan

Berita

Warga Cibeber Cianjur Tertimpa Rumah Roboh Saat Tidur, Alami Luka di Kepala dan Lengan

badge-check

Warga Cibeber Cianjur Tertimpa Rumah Roboh Saat Tidur, Alami Luka di Kepala dan Lengan Perbesar

CIANJUR TIMES, Cianjur – Seorang warga bernama Budi (32) mengalami luka setelah bangunan rumah yang ditempatinya roboh di Kampung Cibinong, Desa Cimanggu, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Rabu (9/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat kejadian, Budi tengah beristirahat di dalam rumah seorang diri. Tiba-tiba bagian atap dan struktur bangunan ambruk lalu menimpa tubuhnya.

Budi mengatakan dirinya sempat mendengar suara dari bagian bangunan sebelum rumah tersebut roboh.

“Terdengar bunyi ‘toroktok-toroktok’. Saya kira ada orang membelah bambu. Tiba-tiba rumah langsung ambruk dan menimpa saya,” ujar Budi, Sabtu (11/7/2026).

Warga yang mendengar suara runtuhan segera mendatangi lokasi dan menolong korban dari tumpukan material bangunan.

Akibat kejadian tersebut, Budi mengalami cedera pada lengan kiri, luka di bagian kepala, serta sejumlah memar pada tubuhnya. Petugas kesehatan kemudian memberikan penanganan di fasilitas kesehatan terdekat.

“Sekarang masih terasa sakit. Hari Rabu nanti saya diminta kontrol lagi ke puskesmas,” katanya.

Rumah Sudah Rusak Cukup Lama

Ibu korban, Ai (50), mengatakan kondisi rumah memang sudah mengalami kerusakan cukup parah dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah bagian bangunan mulai lapuk dan keluarga hanya memasang penyangga sederhana untuk mengurangi risiko kerusakan yang lebih besar.

“Rumahnya memang sudah rusak sejak lama. Saya selalu khawatir akan roboh, ternyata kejadian,” ujar Ai.

Menurut Ai, keterbatasan ekonomi membuat keluarganya belum mampu memperbaiki rumah tersebut. Ia sehari-hari bekerja sebagai buruh tani untuk memenuhi kebutuhan keluarga.


Setelah kejadian, Ai bersama anak-anaknya sementara waktu tinggal di rumah orang tuanya yang berada tidak jauh dari lokasi.

“Tidak punya rumah lain, jadi terpaksa tetap tinggal di sini. Setiap malam sebenarnya selalu waswas kalau rumah ini roboh,” ucapnya.

Kepala Desa Cimanggu, M. Rohman Budiman, mengatakan pemerintah desa langsung menyalurkan bantuan darurat berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan tidur bagi keluarga korban.

“Untuk sementara keluarga Ibu Ai tinggal di rumah orang tuanya yang lokasinya tidak jauh dari rumah yang roboh,” kata Rohman.

Ia menambahkan, rumah milik keluarga Ai sebelumnya sudah masuk dalam usulan program bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu), namun hingga kini belum memperoleh alokasi bantuan.

“Rumah ini sebenarnya sudah beberapa kali kami ajukan untuk program bantuan rumah tidak layak huni, tetapi belum terealisasi. Kami berharap setelah kejadian ini bisa menjadi prioritas untuk segera dibangun kembali,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pilkades Digital Cianjur Digelar 18 Oktober di 47 Desa, Anggaran Rp2,5 Miliar

31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pilkades digital cianjur

Pemkab Cianjur Catat 100 Warga Keberatan karena Desil Kesejahteraan Berubah

29 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Desil

PJU Padam di Sejumlah Jalan Nasional Cianjur, Dishub Minta Kemenhub Segera Bertindak

29 Agustus 2026 - 07:07 WIB

Pju padam

Dua Mahasiswa KKN di Cianjur Diamankan Warga Usai Kepergok Bermesraan

27 Agustus 2026 - 06:52 WIB

Mahasiswa kkn cianjur

Kebakaran GBI Nehemia Cianjur, Api Padam Setelah Lima Jam

23 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Kebakaran Gereja Cianjur
Trending di Berita