Menu

Mode Gelap
Resmi Berlaku 2 Januari 2026, Inilah Pasal Penting dan Kontroversi dalam KUHP Baru Warga Cianjur Siap-siap, Pemerintah Siapkan Rencana pendaftaran CPNS 2026 hingga 400 Ribu Formasi Menkeu Purbaya Sebut Realisasi Kenaikan Gaji PNS 2026 Bergantung Kondisi Keuangan Negara Menanti Kepastian BSU 2026, Apakah Program Subsidi Upah Akan Berlanjut? Perkuat Birokrasi Modern, BKN Integrasikan Pengelolaan Arsip ASN Digital Melalui DMS dan MyASN Gratis dan Tanpa Antre, Begini Cara Melakukan Skrining BPJS Kesehatan Secara Mandiri

Berita

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI, Ishfan Taufik Beberkan Tantatangan di Era Digital

badge-check


					Anggota MPR RI, Isfhan Taufik Munggaran saat menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Gedung DPRD Cianjur> Perbesar

Anggota MPR RI, Isfhan Taufik Munggaran saat menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Gedung DPRD Cianjur>

CIANJURTIMES, Cianjur – Anggota MPR RI Fraksi Golkar Isfhan Taufik Munggaran mengingatkan lima tantangan yang harus dihadapi empat pilar kebangsaan di era digitalisasi.

Hal tersebut diungkapkan Isfhan pada saat kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan. Ratusan pengemudi ojeg online hadir di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur pada Senin (25/11/2024).

Isfhan mengungkapkan, saat ini empat pilar kebangsaan yaitu, Pancasila, Undang-undang Dasar Negara 1945, Negara Kasatuan Negara Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika tengah dihadapi sejumlah tantangan.

“Tantangan tersebut diantaranya, Radikalisme atau Intoleran yang dapat mengancam persatuan nilai Pancasila. Ideologi yang bertentangan dengan pancasila ini dapat mengganggu kerukunan dan toleransi antar-umat beragama, yang sangat penting dalam masyarakat Indonesia yang guyub. Penyebaran ideologi radikal sering kali memanfaatkan media sosial,” katanya.

Sedangkan untuk kedua lanjut dia, Disinformasi atau penyebaran berita bohong atai hoax. Karena Disinfomrasi itu dapat merusak persatuan, menurunkan kepercayaan kepada pemerintah dan sesama.

“Dengan mengaburkan nilai-nilai Pancasila. Isu-isu SARA yang dibawa melalui hoax memicu konflik dan melemahkan toleransi Bhinneka Tunggal Ika. Maka dari itu pesan saya untuk seluruh warga Cianjur, mulai dari bapak ibu, anak – anak serta generasi muda untuk berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial,” katanya.

Polisiti muda itu selanjutnya mengatakan, tantangan ketiga yaitu ketimpangan sosial, dan ekonomi. Baik secara pusat atau pun didaerah yang dapat menimbulkan kecemburuan sosial.

“Ketimpangan sosial ini kuga dapat membuat beberapa wilayah kurang mendapatoan akses yang layak terhadapa pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi. Maka saya sebagai anggota MPR RI akan terus berupaya memberikan seluruh upaya untuk meningkatkan perekonomian Cianjur,” kata dia.

Ia mengungkapkan, tantang keempat yaitu dampak globalisasi atau pengaruh budaya asing, dan kelima kurangnya pendidikan karakter.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Resmi Berlaku 2 Januari 2026, Inilah Pasal Penting dan Kontroversi dalam KUHP Baru

3 Januari 2026 - 09:04 WIB

Kuhp baru

Warga Cianjur Siap-siap, Pemerintah Siapkan Rencana pendaftaran CPNS 2026 hingga 400 Ribu Formasi

3 Januari 2026 - 08:48 WIB

Pendaftaran cpns 2026

Menkeu Purbaya Sebut Realisasi Kenaikan Gaji PNS 2026 Bergantung Kondisi Keuangan Negara

2 Januari 2026 - 09:38 WIB

kenaikan gaji pns 2026

Menanti Kepastian BSU 2026, Apakah Program Subsidi Upah Akan Berlanjut?

2 Januari 2026 - 09:27 WIB

cek bsu bpjs ketenagakerjaan

Perkuat Birokrasi Modern, BKN Integrasikan Pengelolaan Arsip ASN Digital Melalui DMS dan MyASN

2 Januari 2026 - 09:20 WIB

ASN Digital
Trending di Berita