Menu

Mode Gelap
Sinergi KKN IAI Al-Azhary dan Warga Rawasalak Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Bojongpicung Tiga Maling Motor Terekam CCTV, Honda Beat Milik Petani Raib di Bojongpicung Cianjur Perumdam Tirta Mukti Luncurkan Air Minum Kemasan Bersertifikat SNI Rumah dan Pondok Pesantren di Bojongpicung Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta Disbudpar Cianjur Catat Retribusi Wisata Cibodas Capai Rp500 Juta, Naik 100 Persen dari Tahun Lalu Bunga Edelweiss Dikelilingi Sampah Plastik, BBTNGGP Siapkan Operasi Bersih di Alun-Alun Suryakencana

Berita

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI, Ishfan Taufik Beberkan Tantatangan di Era Digital

badge-check

Anggota MPR RI, Isfhan Taufik Munggaran saat menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Gedung DPRD Cianjur> Perbesar

Anggota MPR RI, Isfhan Taufik Munggaran saat menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Gedung DPRD Cianjur>

CIANJURTIMES, Cianjur – Anggota MPR RI Fraksi Golkar Isfhan Taufik Munggaran mengingatkan lima tantangan yang harus dihadapi empat pilar kebangsaan di era digitalisasi.

Hal tersebut diungkapkan Isfhan pada saat kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan. Ratusan pengemudi ojeg online hadir di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur pada Senin (25/11/2024).

Isfhan mengungkapkan, saat ini empat pilar kebangsaan yaitu, Pancasila, Undang-undang Dasar Negara 1945, Negara Kasatuan Negara Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika tengah dihadapi sejumlah tantangan.

“Tantangan tersebut diantaranya, Radikalisme atau Intoleran yang dapat mengancam persatuan nilai Pancasila. Ideologi yang bertentangan dengan pancasila ini dapat mengganggu kerukunan dan toleransi antar-umat beragama, yang sangat penting dalam masyarakat Indonesia yang guyub. Penyebaran ideologi radikal sering kali memanfaatkan media sosial,” katanya.

Sedangkan untuk kedua lanjut dia, Disinformasi atau penyebaran berita bohong atai hoax. Karena Disinfomrasi itu dapat merusak persatuan, menurunkan kepercayaan kepada pemerintah dan sesama.

“Dengan mengaburkan nilai-nilai Pancasila. Isu-isu SARA yang dibawa melalui hoax memicu konflik dan melemahkan toleransi Bhinneka Tunggal Ika. Maka dari itu pesan saya untuk seluruh warga Cianjur, mulai dari bapak ibu, anak – anak serta generasi muda untuk berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial,” katanya.

Polisiti muda itu selanjutnya mengatakan, tantangan ketiga yaitu ketimpangan sosial, dan ekonomi. Baik secara pusat atau pun didaerah yang dapat menimbulkan kecemburuan sosial.

“Ketimpangan sosial ini kuga dapat membuat beberapa wilayah kurang mendapatoan akses yang layak terhadapa pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi. Maka saya sebagai anggota MPR RI akan terus berupaya memberikan seluruh upaya untuk meningkatkan perekonomian Cianjur,” kata dia.

Ia mengungkapkan, tantang keempat yaitu dampak globalisasi atau pengaruh budaya asing, dan kelima kurangnya pendidikan karakter.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sinergi KKN IAI Al-Azhary dan Warga Rawasalak Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Bojongpicung

26 Juli 2026 - 18:41 WIB

KKN IAI Al-Azhary

Tiga Maling Motor Terekam CCTV, Honda Beat Milik Petani Raib di Bojongpicung Cianjur

25 Juli 2026 - 22:21 WIB

maling motor di Bojongpicung

Perumdam Tirta Mukti Luncurkan Air Minum Kemasan Bersertifikat SNI

25 Juli 2026 - 08:27 WIB

air minum tirta mukti

Rumah dan Pondok Pesantren di Bojongpicung Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta

25 Juli 2026 - 07:45 WIB

kebakaran di bojongpicung

Disbudpar Cianjur Catat Retribusi Wisata Cibodas Capai Rp500 Juta, Naik 100 Persen dari Tahun Lalu

24 Juli 2026 - 18:27 WIB

kunjungan ke kebun raya cibodas
Trending di Berita