CIANJUR TIMES, Cugenang – Polsek Cugenang terus mengawal pelaksanaan program ketahanan pangan di wilayahnya melalui pendampingan dan monitoring budidaya jagung hibrida yang dikelola Kelompok Tani Milenial Gagak Lumayung di Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.
Kegiatan monitoring berlangsung di lahan baku sawah yang berlokasi di Kampung Babakan Sukalaksana RT 05/RW 05. Tanaman jagung hibrida di lokasi tersebut telah mulai masa tanam sejak 29 Januari 2026 dan saat ini memasuki fase pertumbuhan yang terus mendapat pemantauan secara berkala.
BACA JUGA : Perkuat Ekonomi, Bumdesa Gelar Panen Perdana Ketahanan Pangan Desa Sukanagalih
Kapolsek Cugenang Kompol Usep Nurdin melalui Bhabinkamtibmas Desa Wangunjaya, Aipda Teten Jaelani, mengatakan monitoring ini adalah bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Selain itu, juga memastikan proses budidaya berjalan sesuai target.
Menurutnya, pendampingan tersebut mulai dari tahap penanaman, perawatan hingga persiapan panen agar hasil yang petani dapat optimal.
“Saat ini jumlah petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Milenial Gagak Lumayung sebanyak 47 orang dengan Ketua Poktan Bapak Mumuh. Kami rutin melakukan monitoring pertumbuhan jagung hibrida agar hasil panennya dapat maksimal,” ujar Teten Jaelani, Rabu (10/6/2026).
Bangun Komunikasi dengan Petani
Ia menjelaskan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam program tersebut tidak hanya sebatas pemantauan, tetapi juga membangun komunikasi aktif dengan kelompok tani. Hal ini untuk mengetahui berbagai kebutuhan maupun kendala yang para petani hadapi di lapangan.
Melalui pendampingan tersebut, Pihaknya berharap produktivitas pertanian masyarakat dapat meningkat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.
Berdasarkan hasil monitoring terbaru, kondisi tanaman jagung hibrida di lahan Kelompok Tani Milenial Gagak Lumayung terpantau tumbuh dengan baik. Petani juga terus melakukan perawatan secara berkala untuk menjaga kualitas tanaman hingga memasuki masa panen.
Polsek Cugenang menilai sinergi antara aparat dan kelompok tani menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan. Selain meningkatkan hasil pertanian, Pihak Polsek Cugenang juga mengharapkan kolaborasi tersebut juga dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Cugenang.
Dari hasil pengecekan di lapangan, kegiatan pertanian berjalan lancar dan tidak terdapat kendala berarti. Khususnya yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman jagung hibrida.***
















