CIANJUR TIMES, Cianjur – Perjalanan Kereta Api (KA) Siliwangi sempat dihentikan sementara setelah gempa bumi Magnitudo 3,4 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur pada Sabtu (6/6/2026) malam. Penghentian dilakukan sebagai bagian dari prosedur keselamatan untuk memastikan kondisi jalur dan sarana perkeretaapian tetap aman sebelum perjalanan dilanjutkan.
Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan penghentian sementara ini sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku saat terjadi gempa bumi.
“Betul, sesuai SOP yang berlaku, jika terjadi gempa maka seluruh kereta api yang sedang berjalan akan kami hentikan terlebih dahulu. Untuk pemeriksaan prasarana dan sarana guna memastikan keamanan perjalanan kereta api,” ujarnya.
BACA JUGA : Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
KA Siliwangi Berhenti di Jalur Ciranjang-Cianjur
Berdasarkan data operasional Daop 2 Bandung, KA Siliwangi 345 relasi Sukabumi–Cipatat sempat berhenti di petak jalan Ciranjang-Cianjur pada pukul 20.11 WIB. Petugas menghentikan kereta untuk sementara sambil menunggu hasil pemeriksaan kondisi lintasan pascagempa.
Petugas kemudian melakukan pengecekan terhadap jalur rel dan sejumlah sarana pendukung. Hal ini untuk memastikan tidak ada gangguan yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta.
“KA Siliwangi 345 berhenti di petak jalan Ciranjang-Cianjur pada pukul 20.11 WIB untuk menunggu hasil pemeriksaan jalur pascagempa,” kata Kuswardojo.
Setelah pemeriksaan awal selesai dan jalur aman, kereta kembali melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Cianjur pada pukul 20.35 WIB.
Pemeriksaan di Stasiun Cianjur
Meski telah memasuki Stasiun Cianjur, perjalanan KA Siliwangi belum langsung dilanjutkan. Petugas masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kondisi lintas yang akan kereta lalui guna memastikan seluruh jalur aman untuk operasional.
“Kereta kemudian menunggu hasil pemeriksaan menyeluruh di Stasiun Cianjur. Memastikan seluruh lintas yang akan kereta lalui dalam kondisi aman,” ujarnya.
Setelah seluruh pemeriksaan selesai dan petugas tidak menemukan gangguan pada jalur perkeretaapian, KA Siliwangi 345 kembali berangkat pada pukul 20.52 WIB.
“KA Siliwangi 345 berangkat kembali dari Stasiun Cianjur pukul 20.52 WIB setelah seluruh lintas dipastikan aman untuk perjalanan kereta api,” katanya.
Penumpang Tetap Berada di Dalam Kereta
Selama proses penghentian sementara berlangsung, seluruh penumpang tetap berada di dalam rangkaian kereta. Petugas juga secara berkala memberikan informasi terkait kondisi di lapangan dan perkembangan hasil pemeriksaan jalur.
“Penumpang tetap berada di dalam kereta. Kami terus memberikan informasi terkait penyebab penghentian sementara maupun perkembangan pemeriksaan jalur,” pungkas Kuswardojo.
Sebelumnya, gempa bumi Magnitudo 3,4 mengguncang Kabupaten Cianjur pada pukul 19.57 WIB. Berdasarkan informasi BMKG, gempa berpusat di darat sekitar 10 kilometer barat daya Cianjur. Kedalaman gempa berjarak 11 kilometer dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.***
















