CIANJUR TIMES, Cianjur – Kepulangan Jemaah Haji Cianjur yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 73 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026. Kementerian Haji (Kemhaj) Kabupaten Cianjur memastikan seluruh jemaah dalam kondisi sehat menjelang kepulangan ke tanah air.
Kepala Kemenhaj Kabupaten Cianjur, Herriyanto, mengatakan rombongan jemaah akan bertolak dari Arab Saudi menggunakan pesawat dengan nomor penerbangan SP5426.
“Insya Allah jemaah haji Kloter 73 akan pulang pada 27 Juni 2026 menggunakan pesawat SP5426. Landing di Terminal 2 Soekarno-Hatta pukul 12.20 WIB,” ujar Herriyanto, Kamis (4/6/2026).
Setelah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, para jemaah akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Cianjur menggunakan armada bus yang telah panitia siapkan.
“Perkiraan sampai ke Cianjur sekitar pukul 19.20 WIB atau malam Minggu,” katanya.
Penyambutan Masih Dalam Pembahasan Bersama PPIHD
Menjelang kepulangan jemaah haji, Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) akan menggelar rapat koordinasi untuk membahas teknis penyambutan.
Pembahasan mencakup lokasi penurunan jemaah, pengaturan kendaraan penjemput, hingga sistem pengamanan saat kedatangan rombongan di Cianjur.
“Untuk teknis penyambutan masih akan dirapatkan terlebih dahulu bersama PPIHD. Kemungkinan rapat dilaksanakan minggu depan,” ujar Herriyanto.
Menurut dia, terdapat usulan agar lokasi penyambutan kembali di lingkungan Polres Cianjur. Namun, keputusan final masih menunggu hasil rapat bersama seluruh pihak terkait.
“Permintaan dari Pak Kapolres memang menginginkan kepulangan jemaah juga di Polres Cianjur. Namun itu masih akan kita bahas lebih lanjut,” katanya.
Seluruh Jemaah Haji Sehat
Kemenag Cianjur memastikan jumlah jemaah yang akan pulang tetap sebanyak 73 orang, sama seperti saat keberangkatan menuju Tanah Suci.
Berdasarkan laporan dari ketua kloter, kondisi kesehatan para jemaah secara umum dalam keadaan baik. Tidak ada jemaah yang menjalani perawatan di rumah sakit maupun mengalami gangguan kesehatan serius.
“Alhamdulillah jumlah jemaah masih tetap 73 orang. Mudah-mudahan saat pulang nanti tetap utuh, tidak ada yang berkurang,” kata Herriyanto.
Ia menjelaskan sebagian jemaah memang sempat mengalami keluhan kesehatan ringan seperti batuk akibat kelelahan dan perubahan cuaca. Namun tim kesehatan yang mendampingi dapat menanganinya selama pelaksanaan ibadah haji.
“Dari komunikasi dengan ketua kloter, alhamdulillah kondisi jemaah sehat. Hanya ada keluhan batuk-batuk biasa dan tidak ada yang dirawat. Mudah-mudahan seluruh jemaah bisa pulang dengan selamat meskipun banyak yang sudah lanjut usia,” pungkasnya.***
















