CIANJUR TIMES – Puluhan pencinta buku memadati Perpustakaan Daerah Kabupaten Cianjur dalam kegiatan bertajuk Mei Membaca: Semua Buku Dirayakan yang digelar komunitas Cianjur Book Party, Minggu (17/5/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang berkumpul bagi para pegiat literasi dan anak muda untuk membaca, berdiskusi, serta berbagi cerita tentang buku favorit mereka dalam suasana santai dan hangat.
Menariknya, peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Cianjur, tetapi juga datang dari berbagai daerah lain seperti Sukabumi, Tasikmalaya, hingga Jakarta. Kehadiran peserta lintas daerah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme komunitas literasi terhadap kegiatan yang digelar di Cianjur.
BACA JUGA : Fasilitas Nyaman, Perpustakaan Daerah jadi Tempat Favorit Masyarakat Berkegiatan dan Belajar
Panitia mengusung subtema LENTERA atau Lesehan tentang Bacaan & Cerita sebagai simbol ruang berbagi pengalaman membaca yang inklusif dan dekat dengan masyarakat.
Selain itu, acara juga mengangkat tema Merawat Literasi di Tengah Harmoni Alam dan Budaya Cianjur sebagai bentuk ajakan untuk menumbuhkan budaya membaca tanpa meninggalkan karakter lokal daerah.

Silent Reading Jadi Daya Tarik Peserta
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan registrasi peserta dan pembukaan acara oleh komunitas Cianjur Book Party.
Salah satu agenda yang paling menarik perhatian peserta ialah sesi silent reading selama 45 menit. Dalam sesi tersebut, seluruh peserta membaca buku pilihan masing-masing dalam suasana tenang di area perpustakaan.
Setelah sesi membaca selesai, kegiatan beralih ke sesi diskusi dan berbagi pengalaman membaca antar peserta.
Suasana diskusi berlangsung hangat karena peserta saling bertukar rekomendasi buku, sudut pandang, hingga pengalaman pribadi yang berkaitan dengan bacaan mereka.
Panitia juga menghadirkan permainan interaktif dan tantangan kreatif untuk membuat kegiatan terasa lebih santai dan menyenangkan.

Antusiasme Peserta Melebihi Perkiraan
Panitia pelaksana dari Cianjur Book Party, Neng Aneu, mengaku terkejut dengan tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Kami merasa sangat senang dan antusias karena jumlah peserta ternyata melebihi ekspektasi awal,” ujar Neng Aneu di sela kegiatan.
Menurutnya, tingginya partisipasi peserta menjadi bukti bahwa minat masyarakat terhadap kegiatan membaca dan ruang diskusi buku di Cianjur masih cukup besar.
“Awalnya kami mengira peserta tidak akan sebanyak ini, tetapi ternyata respons masyarakat sangat positif,” katanya.
Komunitas Ingin Budaya Membaca Terus Tumbuh
Melalui kegiatan ini, Cianjur Book Party berharap dapat terus memperluas ruang diskusi dan budaya membaca. Khususnya di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.
Komunitas tersebut juga berkomitmen menjaga konsistensi kegiatan literasi agar semakin banyak masyarakat yang menjadikan membaca sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat literasi di Cianjur,” pungkas Neng Aneu.***




















