Menu

Mode Gelap
Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess Pilkades Digital Cianjur Digelar 18 Oktober di 47 Desa, Anggaran Rp2,5 Miliar HMI Cianjur: Pernyataan Cak Imin Berpotensi Mencederai Nilai Inklusivitas NU Dugaan Pelanggaran Etika Mahasiswa KKN, ABC Desak Kampus Perkuat Pembinaan

Bisnis dan UMKM

Gas Elpiji 3 Kg Cianjur Langka, DPRD Temukan Dugaan Penyimpangan Distribusi

badge-check

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Cianjur, Aziz Muslim Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Cianjur, Aziz Muslim

CIANJUR TIMES, Cianjur – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Cianjur menjadi perhatian Komisi II DPRD setempat. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Senin (13/4/2026), DPRD menemukan adanya indikasi penyimpangan distribusi yang diduga memicu terbatasnya pasokan di masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Cianjur, Aziz Muslim, mengatakan kelangkaan terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari utara hingga selatan Cianjur dalam beberapa pekan terakhir.

Dampak dari kondisi tersebut, harga gas elpiji 3 kg di tingkat pengecer meningkat hingga Rp25.000 per tabung.

“Di lapangan, harga sudah mencapai Rp25 ribu per tabung, padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) di pangkalan sekitar Rp19 ribu,” ujar Aziz.

BACA JUGA : Gas LPG 3 Kg di Cianjur Langka, Harga Tembus Rp35 Ribu Usai Lebaran

Berdasarkan hasil RDP bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) dan agen, DPRD menemukan adanya dugaan penggunaan gas subsidi oleh sektor yang tidak berhak.

“Penyebabnya antara lain mungkin adanya penyalahgunaan, serta penggunaan oleh sektor yang tidak sesuai aturan, seperti peternakan, restoran, hingga dapur program SPPG atau Makan Bergizi Gratis,” kata Aziz.

Selain itu, DPRD juga menerima laporan adanya persoalan dalam rantai distribusi, termasuk hubungan antara agen dan pangkalan.

DPRD Akan Lakukan Sidak

Sebagai tindak lanjut, DPRD Cianjur berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi untuk memastikan distribusi tepat sasaran.

“Kami akan turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan Pertamina serta Kementerian ESDM untuk memastikan pengawasan berjalan sesuai aturan,” tegas Aziz.

Hiswana Migas : Kuota Gas Elpiji Cukup

Sementara itu, Ketua Hiswana Migas Kabupaten Cianjur, Hedi Permadi Boy, menyebut pasokan gas elpiji untuk Cianjur secara kuota sebenarnya mencukupi.

“Setiap bulan Cianjur menerima sekitar 2,1 juta tabung. Secara pasokan harusnya cukup,” ujarnya.

Ia menduga kelangkaan yang terjadi berkaitan dengan distribusi di tingkat lapangan yang perlu penelusuran lebih lanjut.

Perlu Pengawasan Distribusi

DPRD menegaskan akan terus mengawal persoalan ini agar distribusi gas subsidi tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat.

Langkah pengawasan diharapkan dapat menjaga stabilitas harga gas elpiji 3 kg Cianjur sekaligus memastikan masyarakat kecil tetap mendapatkan haknya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community

15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

2 September 2026 - 21:43 WIB

lahan terbakar

Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess

2 September 2026 - 13:08 WIB

Pembunuhan peternakan ayam

Pilkades Digital Cianjur Digelar 18 Oktober di 47 Desa, Anggaran Rp2,5 Miliar

31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pilkades digital cianjur

Pemkab Cianjur Catat 100 Warga Keberatan karena Desil Kesejahteraan Berubah

29 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Desil
Trending di Berita