Menu

Mode Gelap
Kebakaran GBI Nehemia Cianjur, Api Padam Setelah Lima Jam DPMD Cianjur: 47 Desa Gelar Pilkades Serentak Pertengahan Oktober Kecelakaan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan di Jalur Puncak, 2 Meninggal dan 9 Luka Dari Lahan Bekas HGU Jadi Produktif, Bank Tanah Kelola 980 Hektare di Cianjur Hari Juang Polri, Polres Cianjur Telusuri Kisah 67 Polisi Kibarkan Merah Putih Sebelum Proklamasi Pasca Kebakaran, Penutupan Pendakian Gunung Gede Pangrango Diperpanjang hingga 31 Agustus 2026

Berita

Wabup Cianjur Prioritaskan Pembangunan Fasilitas Publik Cipanas, Respons Aspirasi Warga

badge-check

Wabup Cianjur Prioritaskan Pembangunan Fasilitas Publik Cipanas, Respons Aspirasi Warga Perbesar

Cianjur Times – Pemerintah Kabupaten Cianjur mulai menaruh perhatian serius terhadap kebutuhan fasilitas publik Cipanas, terutama ruang terbuka dan sarana ibadah yang representatif bagi masyarakat. Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh warga kepada Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, dalam sejumlah kegiatan silaturahmi di wilayah Cianjur Utara.

Menurutnya, masyarakat Cipanas membutuhkan ruang publik yang dapat masyarakat gunakan untuk aktivitas sosial, olahraga, hingga kegiatan keagamaan. Saat ini, kawasan tersebut belum memiliki ruang terbuka hijau atau alun-alun yang memadai seperti di beberapa kecamatan lain di Kabupaten Cianjur.

“Memang benar, masyarakat Cipanas masih membutuhkan area terbuka yang representatif. Bahkan hingga saat ini wilayah tersebut juga belum memiliki masjid agung yang dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat,” ujar Abi Ramzi dalam keterangannya, Sabtu (14/3).

Keterbatasan Ruang Publik di Sekitar Istana Cipanas

Selama ini, sebagian warga memanfaatkan area trotoar dan ruang terbuka di sekitar Istana Kepresidenan Cipanas sebagai tempat berkumpul atau beraktivitas ringan.

Namun lokasi tersebut memiliki keterbatasan karena berada di kawasan objek vital negara yang menerapkan standar pengamanan ketat. Kondisi itu membuat masyarakat tidak bisa bebas menggunakan area tersebut untuk berbagai kegiatan komunitas.

Situasi ini menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemkab Cianjur kini mulai memetakan sejumlah lahan yang berpotensi untuk pengembangan ruang terbuka hijau sekaligus pusat aktivitas masyarakat di wilayah Cipanas.

“Warga membutuhkan ruang yang nyaman untuk berinteraksi. Aspirasi ini sudah kami terima sejak beberapa waktu lalu ketika melakukan silaturahmi dengan masyarakat di wilayah utara,” kata Abi Ramzi.

Pemkab Cianjur Susun Skala Prioritas Pembangunan

Meski kebutuhan fasilitas publik cukup mendesak, pemerintah daerah tetap harus mempertimbangkan skala prioritas pembangunan. Hal tersebut berkaitan dengan keterbatasan anggaran daerah yang harus terbagi pada berbagai sektor pelayanan dasar.

Beberapa program yang saat ini menjadi fokus pemerintah antara lain perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan layanan kesehatan, serta pembangunan sektor pendidikan.

Meski demikian, Pemkab Cianjur tetap melakukan kajian terhadap ketersediaan lahan milik pemerintah daerah yang dapat Pemkab manfaatkan untuk pembangunan taman kota atau masjid besar di wilayah Cipanas.

“Kami sedang memilah program mana yang menjadi prioritas dengan keterbatasan anggaran yang ada. Namun kami tetap optimistis pembangunan fasilitas publik Cipanas bisa direalisasikan secara bertahap,” jelasnya.

Target Jadi Ikon Baru Wilayah Cipanas

Ke depan, pembangunan ruang terbuka hijau dan masjid agung di Cipanas dapat menjadi ikon baru bagi kawasan tersebut.

Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid besar nantinya juga dapat wara manfaatkan sebagai pusat kegiatan sosial, edukasi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, keberadaan ruang terbuka hijau jadi penilaian penting untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menyediakan ruang interaksi bagi masyarakat.

Pemerintah daerah juga membuka ruang dialog dengan tokoh masyarakat dan pemuda setempat. Hal ini agar rencana pembangunan fasilitas publik di Cipanas dapat menyesuaikan kebutuhan warga.

Dengan perencanaan yang matang, kawasan Cipanas ke depan tidak hanya berkembang sebagai destinasi wisata, tetapi juga menjadi wilayah yang nyaman dan tertata bagi masyarakat yang tinggal di sana.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kebakaran GBI Nehemia Cianjur, Api Padam Setelah Lima Jam

23 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Kebakaran Gereja Cianjur

DPMD Cianjur: 47 Desa Gelar Pilkades Serentak Pertengahan Oktober

23 Agustus 2026 - 19:00 WIB

pilkades serentak

Kecelakaan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan di Jalur Puncak, 2 Meninggal dan 9 Luka

22 Agustus 2026 - 00:43 WIB

Kecelakaan beruntun di Puncak

Dari Lahan Bekas HGU Jadi Produktif, Bank Tanah Kelola 980 Hektare di Cianjur

21 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Bank tanah

Hari Juang Polri, Polres Cianjur Telusuri Kisah 67 Polisi Kibarkan Merah Putih Sebelum Proklamasi

21 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Hari juang polri
Trending di Berita