Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Antisipasi Perang Sarung, Polisi Cianjur Gencarkan Patroli Lapangan dan Siber

badge-check

ilustrasi Perbesar

ilustrasi

CIanjur Times – Pihak kepolisian meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi aksi Perang Sarung di wilayah Kabupaten Cianjur selama bulan suci Ramadan. Petugas gabungan akan menggencarkan patroli fisik serta menurunkan tim siber untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kerap muncul menjelang waktu sahur.

Kapolres Cianjur, A Alexander Yurikho Hadi, telah menginstruksikan seluruh jajaran dari tingkat Polres hingga Polsek untuk memperketat pengawasan rutin. Langkah preventif ini menyasar kelompok remaja yang sering berkumpul pada malam hari di titik-titik rawan.

“Betul dari Polres hingga Polsek kami instruksikan untuk gencar patroli, mencegah perang sarung. Jika ada kelompok anak-anak atau remaja berkumpul saat malam hari, kami langsung imbau untuk segera kembali ke rumah masing-masing,” ujar Alexander, Rabu (18/2).

Pengawasan Media Sosial dan Penindakan Hukum

Selain mengerahkan personel ke lapangan, kepolisian juga mengintensifkan pemantauan di dunia maya. Tim siber bertugas melacak koordinasi antar kelompok pemuda yang sering mengatur janji pertemuan untuk melakukan aksi Perang Sarung melalui platform media sosial.

Kepolisian berkomitmen melakukan tindakan tegas apabila menemukan unsur pidana dalam aksi tersebut. Petugas tidak akan segan memproses hukum para pelaku yang terbukti membawa senjata tajam atau benda berbahaya lainnya yang dapat melukai orang lain.

“Kami antisipasi dini dengan patroli cyber juga. Kalau ditemukan rencana akan perang sarung melalui media sosial, nanti oleh petugas akan segera diambil tindakan,” tuturnya. Ia juga menegaskan bahwa polisi akan memproses lebih lanjut jika terdapat unsur pidana bagi para pelaku yang nekat melakukan aksi tersebut.

Imbauan bagi Orang Tua dan Remaja

Kapolres Alexander menambahkan bahwa meskipun kegiatan ini bermula dari tradisi, namun praktiknya saat ini sering berujung pada tindakan merugikan. Ia mengajak masyarakat untuk menyambut bulan Ramadan dengan aktivitas yang lebih positif dan bermanfaat.

“Makanya lebih baik hindari, tidak usah perang sarung. Sambut dan Jalani bulan Ramdan ini dengan melakukan berbagai perbuatan positif,” tambahnya.

Senada dengan kepolisian, Bupati Cianjur, Muhammad Wahyu, turut memberikan imbauan kepada para remaja di wilayahnya. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama pada jam-jam rawan setelah pelaksanaan salat tarawih hingga menjelang subuh.

“Buat apa perang sarung, tidak ada manfaatkan. Kami imbau untuk tidak melakukannya, dan para orangtua diimbau untuk mengawasi anaknya,” pungkas Wahyu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Anamcara Hotel Cipanas Resmi Rebranding dan Bergabung dengan Alltrue

8 Okt 2026 - 15:06 WIB

Anamcara Hotel Cipanas Resmi Rebranding dan Bergabung dengan Alltrue

Penyaluran Bantuan Pangan Cianjur Capai 95 Persen, Validitas Data Penerima Jadi Kendala

8 Okt 2026 - 05:37 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan Cianjur Capai 95 Persen, Validitas Data Penerima Jadi Kendala

MK Tak Temukan Bukti Kelulusan Setara SMA Gibran, Permohonan Tidak Dapat Diterima

8 Okt 2026 - 05:21 WIB

MK Tak Temukan Bukti Kelulusan Setara SMA Gibran, Permohonan Tidak Dapat Diterima

Anggaran Promosi Terbatas, Disbudpar Cianjur Andalkan Media Sosial dan Event

8 Okt 2026 - 03:25 WIB

Anggaran Promosi Terbatas, Disbudpar Cianjur Andalkan Media Sosial dan Event

Bulan Dana PMI Cianjur 2026, Kepercayaan Masyarakat Jadi Fokus Penghimpunan

8 Okt 2026 - 03:07 WIB

Bulan Dana PMI Cianjur 2026, Kepercayaan Masyarakat Jadi Fokus Penghimpunan
Trending di Berita