CIANJUR TIMES – Insiden kecelakaan di Cidaun yang melibatkan satu unit mobil dan tiga sepeda motor mengakibatkan tujuh orang mengalami luka-luka pada Minggu (15/2/2026) siang. Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Kampung Babakan, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, sekitar pukul 14.00 WIB.
Sebuah mobil Suzuki Aerio berwarna abu-abu metalik tiba-tiba keluar jalur dan menabrak kendaraan yang sedang berhenti di pinggir jalan raya.
Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi para korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Berdasarkan pemeriksaan awal, kecelakaan bermula saat pengemudi mobil kehilangan kendali atas kendaraannya. Benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan cukup parah pada kendaraan roda dua yang sedang terparkir maupun yang tengah para korban kemdarai.
Kronologi Kecelakaan dan Identitas Korban Luka
Kapolsek Cidaun, AKP Ogin Ginanjar, menjelaskan bahwa mobil dengan nomor polisi E-1115-LO tersebut dikemudikan oleh pria berinisial B (53). Pengemudi diduga mengantuk sehingga mobil meluncur keluar dari jalur yang seharusnya. Mobil pertama kali menyerempet motor Yamaha NMax, kemudian menghantam Yamaha Aerox dan Honda Revo, hingga akhirnya berhenti setelah menyerempet mobil Mitsubishi Pick Up yang terparkir di depan toko material.
“Telah terjadi kecelakaan lalu lintas R4 Suzuki Aerio yang dikemudikan oleh Sdr. Basuni keluar jalur jalan dan menyerempet serta menabrak 3 Unit R2 dan 1 Unit R4 yang sedang diam di pinggir jalan,” ujar AKP Ogin Ginanjar saat melaporkan kejadian tersebut.
Ia merinci bahwa terdapat tujuh orang yang menjadi korban dalam peristiwa ini.
“Akibat kecelakaan tersebut 7 orang korban harus ke Puskesmas Kec. Cidaun untuk mendapatkan perawatan medis,” tambah Ogin.
Kondisi Korban dan Penanganan Kepolisian
Para korban mengalami luka yang bervariasi, mulai dari luka lecet hingga patah tulang. Salah satu korban bernama Yayah Rokayah mengalami patah tulang tertutup pada kaki kanan, sementara korban lainnya, Sulastri, mengalami nyeri dada dan muntah darah akibat benturan. Tim medis di Puskesmas Cidaun saat ini masih menangani seluruh korban secara intensif, termasuk seorang anak berusia enam tahun yang turut menjadi korban luka lecet.
“Petugas mendatangi TKP, memintai keterangan saksi-saksi, serta mengecek kondisi korban ke Puskesmas Kec. Cidaun,” jelas Ogin terkait langkah cepat kepolisian.
Pihak Polsek Cidaun kini telah mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Kami mengamankan 3 unit R2 dan 2 unit R4 ke Mako Polsek Cidaun agar situasi di lokasi tetap aman dan terkendali,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim unit laka lantas menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP lanjutan dan memastikan kronologi serta kondisi para korban.
“Anggota kami sedang dalam perjalanan menuju TKP. Berdasarkan laporan awal dari Kapolsek Cidaun, terdapat 7 orang korban dengan rincian 3 luka berat (LB) dan 4 luka ringan (LR). Alhamdulillah, tidak ada korban yang meninggal dunia (MD),” ungkap Kasat.
Terkait penyebab pasti kecelakaan, AKP Aang menyebutkan bahwa dugaan sementara mengarah pada faktor kelalaian manusia.
“Untuk informasi awal dari anggota Polsek, berdasarkan pengakuan sopir, kecelakaan terjadi karena yang bersangkutan mengantuk saat mengemudi. Saat ini sedang kami pastikan lebih lanjut di lapangan,” tutupnya.**












