Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Kawal Demokrasi, Aliansi BEM Cianjur Tolak Wacana Pilkada Tertentu

badge-check

Kawal Demokrasi, Aliansi BEM Cianjur Tolak Wacana Pilkada Tertentu Perbesar

CIANJUR TIMES – Gelombang aspirasi mahasiswa kembali mewarnai dinamika politik di Kabupaten Cianjur. Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Cianjur mendatangi Kantor Bawaslu Kabupaten Cianjur pada Jumat (13/2/2026) untuk menyampaikan pernyataan sikap secara tegas. Mereka menolak keras wacana sistem pilkada tertutup dan mendesak otoritas pengawas pemilu untuk tetap menjaga marwah reformasi kepemiluan yang transparan serta partisipatif.

Kedatangan para aktivis kampus ini bertujuan untuk memastikan hak suara masyarakat tidak tereduksi oleh kebijakan yang membatasi keterlibatan publik. Mahasiswa menilai bahwa sistem pilkada harus tetap berjalan secara langsung demi menjaga kualitas demokrasi di daerah. Selain menyampaikan penolakan, mereka juga menawarkan diri untuk menjadi mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengawasan pemilu.

Aktivasi Gerakan Mahasiswa dan Penolakan Sistem Tertutup

Pengurus Aliansi BEM Cianjur, R. Moch Vito Andri Yaksa, menjelaskan bahwa audiensi ini sekaligus menjadi momentum kebangkitan gerakan mahasiswa di tingkat lokal. Wadah ini kembali aktif untuk menjadi penyambung lidah aspirasi rakyat terhadap kebijakan-kebijakan yang dianggap kontroversial, termasuk rencana pembahasan skema pilkada oleh legislatif. Mahasiswa berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan politik agar tidak melenceng dari semangat keterbukaan.

“Kami memperkenalkan kembali Aliansi BEM Cianjur yang kini dihidupkan lagi sebagai wadah gerakan mahasiswa,” ujar R. Moch Vito Andri Yaksa saat memulai audiensi.

Ia secara khusus menyoroti risiko hilangnya kedaulatan rakyat jika sistem pemilihan berubah menjadi tidak langsung.

“Kami menolak pilkada tertutup. Pelaksanaan pilkada harus tetap terbuka dan melibatkan masyarakat secara langsung,” tegas Vito.

Ia juga menambahkan harapan agar lembaga pengawas memberikan ruang bagi mahasiswa.

“Kami meminta kepada Bawaslu agar memberikan celah kepada Aliansi BEM Cianjur untuk sosialisasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Respons Bawaslu Terkait Aspirasi Mahasiswa

Ketua Bawaslu Kabupaten Cianjur, Asep Tandang Suparman, menyambut baik kedatangan para mahasiswa dan mendengarkan setiap poin tuntutan yang mereka bawa. Meskipun mengapresiasi semangat kritis mahasiswa, pihak Bawaslu menyatakan perlu melakukan kajian mendalam sebelum memberikan komitmen lebih jauh.

Dialog yang berlangsung dinamis ini menjadi awal dari komunikasi formal antara penyelenggara pemilu dengan unsur akademisi.

“Kami menerima aspirasi yang disampaikan. Namun untuk tindak lanjutnya, kami masih perlu mencermati dan berhati-hati dalam menyikapinya,” kata Asep Tandang Suparman secara terbuka di hadapan para mahasiswa.

Bawaslu mengakui bahwa masukan dari kelompok mahasiswa sangat berharga untuk memperkaya perspektif pengawasan di lapangan. Hingga pertemuan berakhir, kedua belah pihak sepakat untuk terus menjaga situasi daerah tetap kondusif di tengah hangatnya isu perubahan regulasi pilkada.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tujuh Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Sindangbarang Cianjur Ditutup

22 Okt 2026 - 17:02 WIB

Tujuh Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Sindangbarang Cianjur Ditutup

Hari Santri 2026, Mahasiswa Ajak Cianjur Evaluasi Nilai Tatar Santri

22 Okt 2026 - 11:09 WIB

Hari Santri 2026, Mahasiswa Ajak Cianjur Evaluasi Nilai Tatar Santri

Sepeda Motor Guru SMP di Cianjur Dicuri, Pelaku Diduga Todongkan Pistol

21 Okt 2026 - 19:14 WIB

Sepeda Motor Guru SMP di Cianjur Dicuri, Pelaku Diduga Todongkan Pistol

KONI Cianjur Galang Dana Porprov 2026, Bupati Sumbang Rp 20 Juta

20 Okt 2026 - 16:58 WIB

KONI Cianjur Galang Dana Porprov 2026, Bupati Sumbang Rp 20 Juta

Pilkades Digital Cianjur Digelar 8 November 2026, Diikuti 160 Calon di 47 Desa

20 Okt 2026 - 14:43 WIB

Pilkades Digital Cianjur Digelar 8 November 2026, Diikuti 160 Calon di 47 Desa
Trending di Berita