Menu

Mode Gelap
Kecelakaan di Cidaun, Mobil Suzuki Aerio Tabrak Deretan Motor dan Pick Up Kawal Demokrasi, Aliansi BEM Cianjur Tolak Wacana Pilkada Tertentu Surga Pecinta Daging, Ini Rekomendasi Sate Maranggi Cianjur Paling Populer Transparan dan Sistematis, Begini Alur Medical Check Up di RSUD Cimacan Cuaca Ekstrem Dua Pekan, BPBD Tetapkan Status Siaga Bencana Alam di Cianjur Dituntut 18 Tahun Penjara, Anak Riza Chalid Tegaskan Tidak Terlibat

Berita

Kawal Demokrasi, Aliansi BEM Cianjur Tolak Wacana Pilkada Tertentu

badge-check


					Kawal Demokrasi, Aliansi BEM Cianjur Tolak Wacana Pilkada Tertentu Perbesar

CIANJUR TIMES – Gelombang aspirasi mahasiswa kembali mewarnai dinamika politik di Kabupaten Cianjur. Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Cianjur mendatangi Kantor Bawaslu Kabupaten Cianjur pada Jumat (13/2/2026) untuk menyampaikan pernyataan sikap secara tegas. Mereka menolak keras wacana sistem pilkada tertutup dan mendesak otoritas pengawas pemilu untuk tetap menjaga marwah reformasi kepemiluan yang transparan serta partisipatif.

Kedatangan para aktivis kampus ini bertujuan untuk memastikan hak suara masyarakat tidak tereduksi oleh kebijakan yang membatasi keterlibatan publik. Mahasiswa menilai bahwa sistem pilkada harus tetap berjalan secara langsung demi menjaga kualitas demokrasi di daerah. Selain menyampaikan penolakan, mereka juga menawarkan diri untuk menjadi mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengawasan pemilu.

Aktivasi Gerakan Mahasiswa dan Penolakan Sistem Tertutup

Pengurus Aliansi BEM Cianjur, R. Moch Vito Andri Yaksa, menjelaskan bahwa audiensi ini sekaligus menjadi momentum kebangkitan gerakan mahasiswa di tingkat lokal. Wadah ini kembali aktif untuk menjadi penyambung lidah aspirasi rakyat terhadap kebijakan-kebijakan yang dianggap kontroversial, termasuk rencana pembahasan skema pilkada oleh legislatif. Mahasiswa berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan politik agar tidak melenceng dari semangat keterbukaan.

“Kami memperkenalkan kembali Aliansi BEM Cianjur yang kini dihidupkan lagi sebagai wadah gerakan mahasiswa,” ujar R. Moch Vito Andri Yaksa saat memulai audiensi.

Ia secara khusus menyoroti risiko hilangnya kedaulatan rakyat jika sistem pemilihan berubah menjadi tidak langsung.

“Kami menolak pilkada tertutup. Pelaksanaan pilkada harus tetap terbuka dan melibatkan masyarakat secara langsung,” tegas Vito.

Ia juga menambahkan harapan agar lembaga pengawas memberikan ruang bagi mahasiswa.

“Kami meminta kepada Bawaslu agar memberikan celah kepada Aliansi BEM Cianjur untuk sosialisasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Respons Bawaslu Terkait Aspirasi Mahasiswa

Ketua Bawaslu Kabupaten Cianjur, Asep Tandang Suparman, menyambut baik kedatangan para mahasiswa dan mendengarkan setiap poin tuntutan yang mereka bawa. Meskipun mengapresiasi semangat kritis mahasiswa, pihak Bawaslu menyatakan perlu melakukan kajian mendalam sebelum memberikan komitmen lebih jauh.

Dialog yang berlangsung dinamis ini menjadi awal dari komunikasi formal antara penyelenggara pemilu dengan unsur akademisi.

“Kami menerima aspirasi yang disampaikan. Namun untuk tindak lanjutnya, kami masih perlu mencermati dan berhati-hati dalam menyikapinya,” kata Asep Tandang Suparman secara terbuka di hadapan para mahasiswa.

Bawaslu mengakui bahwa masukan dari kelompok mahasiswa sangat berharga untuk memperkaya perspektif pengawasan di lapangan. Hingga pertemuan berakhir, kedua belah pihak sepakat untuk terus menjaga situasi daerah tetap kondusif di tengah hangatnya isu perubahan regulasi pilkada.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kecelakaan di Cidaun, Mobil Suzuki Aerio Tabrak Deretan Motor dan Pick Up

15 Februari 2026 - 21:09 WIB

Kecelakaan di Cidaun

Surga Pecinta Daging, Ini Rekomendasi Sate Maranggi Cianjur Paling Populer

14 Februari 2026 - 20:40 WIB

sate maranggi cianjur

Transparan dan Sistematis, Begini Alur Medical Check Up di RSUD Cimacan

14 Februari 2026 - 20:22 WIB

medical check up di rsud cimacan

Cuaca Ekstrem Dua Pekan, BPBD Tetapkan Status Siaga Bencana Alam di Cianjur

14 Februari 2026 - 20:04 WIB

Bencana di cianjur

Dituntut 18 Tahun Penjara, Anak Riza Chalid Tegaskan Tidak Terlibat

14 Februari 2026 - 19:36 WIB

anak riza chalid
Trending di Berita