Menu

Mode Gelap
50 Paskibraka Cianjur Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Hari ke-10, Kebakaran Gunung Gede Padam, Petugas Masih Temukan 7 Titik Asap Hari Pramuka, Jabar Inspiratif Dorong Generasi Muda Cianjur Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Apel Kebangsaan di Cianjur, Kapolres Tegaskan Komitmen Jaga Keutuhan NKRI MENDADAK DJ, Musisi Elektronik Asal Cianjur yang Ingin Mengubah Stigma Profesi DJ Tukang Ojek di Cibeber Cianjur Diserang Saat Pulang, Alami Luka Serius dan Motor Hilang

Berita

Lantik 7.007 PPPK Paruh Waktu Cianjur, Pemkab Akui Masih Kekurangan Ribuan ASN

badge-check

Foto : cianjurtimes/ariorosmana Perbesar

Foto : cianjurtimes/ariorosmana

CIANJUR TIMES – Setelah menanti kepastian selama berbulan-bulan, sebanyak 7.007 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Cianjur resmi dilantik. Meski jumlah aparatur negara bertambah signifikan, Pemerintah Kabupaten Cianjur mengakui masih mengalami kekurangan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama di sektor pendidikan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cianjur, Akos Koswara, merinci bahwa pengangkatan ini membuat total ASN di lingkungan Pemkab Cianjur kini mencapai 22 ribu orang.

“Saat ini jumlah PNS kita ada 7.000 orang, PPPK sebanyak 8.000 orang, dan yang terbaru PPPK Paruh Waktu Cianjur sebanyak 7.000 orang. Jadi total ASN saat ini sekitar 22 ribu orang,” ujar Akos Koswara, Sabtu (20/12/2025).

Sektor Pendidikan Masih Kekurangan Ribuan Pegawai

Akos mengakui bahwa penambahan personel melalui jalur PPPK ini belum sepenuhnya menutupi lubang kebutuhan pegawai di Cianjur. Saat ini, posisi yang kosong masih terpaksa diisi oleh tenaga honorer untuk menjaga pelayanan tetap berjalan.

“Kami memang masih kekurangan ASN. Di lingkungan pendidikan saja kekurangannya mencapai ribuan orang. Untuk angka pastinya, kami akan segera melakukan penghitungan kembali,” ungkapnya.

Di sisi lain, Bupati Cianjur dr. Muhammad Wahyu menegaskan bahwa pengangkatan ini merupakan agenda terakhir pada tahun 2025. Ia memberikan instruksi tegas kepada para ASN yang baru agar menunjukkan loyalitas dan dedikasi tinggi kepada masyarakat.

“Layani masyarakat dengan berintegritas, profesional, dan sepenuh hati. Kita mengabdi untuk warga, dan bekerja untuk warga,” pesan Bupati Wahyu.

Nasib Honorer 2026 Bergantung Arahan Pusat

Terkait sisa kekurangan ASN dan nasib tenaga honorer di tahun 2026, Bupati Wahyu belum memberikan kepastian mengenai keterlibatan mereka. Ia menyatakan bahwa Pemkab Cianjur akan terus berkonsultasi dengan pemerintah pusat agar kebijakan di daerah selaras dengan aturan nasional.

“Kami akan menyesuaikan dengan ketentuan yang diberlakukan pusat. Kami terus berkonsultasi dengan pemerintah pusat mengenai langkah selanjutnya,” pungkasnya.

Pemerintah daerah berharap pengangkatan PPPK Paruh Waktu Cianjur ini menjadi langkah awal untuk menata sistem kepegawaian yang lebih stabil, sembari menunggu solusi permanen dari pusat terkait kebutuhan ribuan tenaga pengajar yang masih kosong.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

50 Paskibraka Cianjur Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Bendera Merah Putih

16 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Paskibraka cianjur

Hari ke-10, Kebakaran Gunung Gede Padam, Petugas Masih Temukan 7 Titik Asap

15 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Kebakaran Gunung

Hari Pramuka, Jabar Inspiratif Dorong Generasi Muda Cianjur Perkuat Karakter dan Kepemimpinan

15 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Apel Kebangsaan di Cianjur, Kapolres Tegaskan Komitmen Jaga Keutuhan NKRI

14 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Apel Kebangsaan

MENDADAK DJ, Musisi Elektronik Asal Cianjur yang Ingin Mengubah Stigma Profesi DJ

14 Agustus 2026 - 19:59 WIB

mendadak dj
Trending di Berita