Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Waduh! Hanya 4 Dapur Lolos, Bupati Cianjur Ancam Setop Total SPPG yang Tak Penuhi Syarat Higienis MBG Cianjur

badge-check

ilustrasi MBG Perbesar

ilustrasi MBG

CIANJUR TIMES – Menyusul serangkaian kasus keracunan yang diduga berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengambil tindakan tegas yang menghebohkan. Ia mengancam akan menyetop operasional seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)—atau dapur MBG—yang gagal mengantongi Sertifikat Syarat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) hingga akhir Oktober 2025.

Ancaman ini muncul setelah hasil pemeriksaan mengungkapkan fakta mengejutkan: hanya 4 dari total 140 SPPG di Cianjur yang sudah memiliki sertifikat kelayakan higienis tersebut.

“Sementara ini masih empat [yang bersertifikat], Insya Allah bulan Oktober ini semuanya harus sudah selesai. Sementara ini yang diwajibkan itu SLHS higienis,” kata Bupati Wahyu Ferdian, Sabtu (4/10/2025).

Bupati menegaskan bahwa Pemkab Cianjur tidak akan berkompromi dengan mutu dan keamanan pangan anak-anak.

“Kalau belum selesai [sertifikasi], berarti kita dari pemerintah daerah akan merekomendasikan kepada Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) untuk dihentikan sementara, iya wajib,” tegasnya.

Penertiban Dapur Bermasalah dan Pembentukan Satgas Pengawasan MBG

Sebagai langkah penertiban, Bupati Wahyu memberikan pengumuman setelah rapat koordinasi dengan Kepala BGN. Pihaknya telah menindaklanjuti sejumlah dapur yang terindikasi bermasalah.

“Kemarin kita sudah melaksanakan rapat dengan Kepala BGN, jadi untuk SPPG di Kabupaten Cianjur yang bermasalah sementara kami setop dulu,” jelasnya.

Dari empat dapur yang sempat Pemkab hentikan, saat ini tersisa dua yang masih menjalani proses pemeriksaan. Sementara itu, 136 SPPG lainnya yang belum bersertifikat SLHS tetapi masuk penilaian proses kerja yang baik. Mereka tetap mendapat izin beroperasi dengan catatan wajib menyelesaikan syarat higienis MBG Cianjur bulan ini juga.

Untuk memperkuat pengawasan mutu makanan secara permanen, Pemkab Cianjur juga segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) MBG. Satgas ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

“Nanti Insya Allah minggu depan kita sudah selesai dibentuk,” imbuhnya.

Peluncuran Layanan Darurat 112 Cianjur

Selain penanganan krisis MBG, Bupati Wahyu Ferdian turut meresmikan layanan publik yang sangat masyarakat butuhkan, yakni Call Center 112 Cianjur Fast Respon. Layanan ini menjawab permintaan masyarakat agar Kabupaten Cianjur memiliki nomor tunggal bebas pulsa untuk penanganan situasi darurat.

“Hari ini sudah terwujud segalanya, infrastrukturnya kita sudah selesai. Jadi sudah bisa masyarakat Kabupaten Cianjur gunakan dan manfaatkan, 112 Cianjur Fast Respon,” ujar Bupati.

Layanan ini beroperasi secara gabungan lintas dinas, mencakup penanganan kebencanaan, kedaruratan medis, kecelakaan, kebakaran, hingga kriminalitas. Layanan darurat ini sudah berkoordinasi dengan seluruh provider dan Kementerian Kominfo untuk menjamin aksesibilitas publik.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Satu Nelayan Hilang Usai Perahu Terbalik di Perairan Cidaun Cianjur

24 Okt 2026 - 20:48 WIB

Satu Nelayan Hilang Usai Perahu Terbalik di Perairan Cidaun Cianjur

Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku Begal yang Todongkan Pistol ke Guru SMP di Cianjur

23 Okt 2026 - 19:35 WIB

Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku Begal yang Todongkan Pistol ke Guru SMP di Cianjur

Ngerayap Community Indonesia Kembali Gelar Kerja Bakti dan Santuni Anak Yatim di Cianjur

23 Okt 2026 - 19:16 WIB

Ngerayap Community Indonesia Kembali Gelar Kerja Bakti dan Santuni Anak Yatim di Cianjur

HMI Cianjur Desak Bupati Selesaikan Persoalan Deposito PT LKM Akhlakul Karimah

23 Okt 2026 - 18:54 WIB

HMI Cianjur Desak Bupati Selesaikan Persoalan Deposito PT LKM Akhlakul Karimah

Tujuh Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Sindangbarang Cianjur Ditutup

22 Okt 2026 - 17:02 WIB

Tujuh Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Sindangbarang Cianjur Ditutup
Trending di Berita