Menu

Mode Gelap
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess Pilkades Digital Cianjur Digelar 18 Oktober di 47 Desa, Anggaran Rp2,5 Miliar

Berita

Update Kasus Miras Oplosan di Mande, 8 Orang Tewas dan Polisi Temukan Fakta Baru

badge-check

Kasat Narkoba Polres Cianjur, AKP Septian Pratama. (Foto : Istimewa) Perbesar

Kasat Narkoba Polres Cianjur, AKP Septian Pratama. (Foto : Istimewa)

CIANJURTIMES, Cianjur – Perkembangan kasus miras oplosan di Kecamatan Mande menemukan fakta baru. Tragedi yang mengguncang Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Cianjur itu bukan disebabkan oleh pesta minuman keras (miras) oplosan, melainkan konsumsi alkohol non-food grade.

Kasat Narkoba Polres Cianjur, AKP Septian Pratama, menjelaskan pada Sabtu (8/2/2025) bahwa para korban mengonsumsi alkohol jenis ethanol 96% yang seharusnya peruntukkannya sebagai obat luka luar atau disinfektan, bukan untuk konsumsi.

“Ini bukan pesta miras oplosan. Mereka mengonsumsi alkohol non-food grade sebanyak 5 liter,” tegas Septian.

Septian menuturkan, Kejadian bermula ketika R membeli alkohol tersebut secara daring. Pada Kamis (6/2/2025), alkohol tiba dan kemudian R bersama teman-temannya meraciknya menggunakan minuman berasa.

“Mereka mulai minum dari jam 10 malam hingga tengah malam. Pada Jumat (7/2/2025), sekitar pukul 17.00 WIB, beberapa orang mengeluh sakit dan akhirnya harus ke rumah sakit. Korban pertama, H, meninggal dunia pada pukul 18.00 WIB. R juga meninggal dunia,” papar Septian.

Septian menambahkan, total korban meninggal dunia mencapai 8 orang dari 12 orang yang mendapat perawatan di rumah sakit.

“8 orang meninggal dunia dan sudah diserahkan kepada keluarga. 4 orang lainnya masih dalam perawatan intensif,” ujarnya.

Sebelumnya, korban tewas akibat pesta miras di Kampung Kademangan bertambah menjadi 8 orang dari yang semula hanya 3 orang saja.

Informasi yang Cianjur Times berhasil kumpulkan, alkohol murni 96% yang para korban konsumsi sebelumnya telah menewaskan 3 korban, dan kemudian merenggut nyawa 5 orang lainnya saat dalam masa perwatan di rumah sakit. Bahkan, seorang korban berinisial IN (34) meninggal dunia di Rumah Sakit dr Hafiz Cianjur pada Sabtu (8/2/2025) pukul 17.30 WIB.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community

15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

2 September 2026 - 21:43 WIB

lahan terbakar

Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess

2 September 2026 - 13:08 WIB

Pembunuhan peternakan ayam
Trending di Berita