Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Tujuh Pekerja SPPG 03 Jatisari Cianjur Dilaporkan Jadi Korban Pemukulan

badge-check

Gedung SPPG 03 Jatisari. (Foto : cianjurtimes) Perbesar

Gedung SPPG 03 Jatisari. (Foto : cianjurtimes)

CIANJUR TIMES, Cianjur – Sebanyak tujuh pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 03 Jatisari, Kabupaten Cianjur, dilaporkan menjadi korban pemukulan pada Senin (12/10/2026). Insiden tersebut juga dilaporkan menyebabkan sejumlah fasilitas dapur rusak dan beberapa barang, termasuk telepon genggam serta uang, hilang.

Kuasa hukum korban, Muhammad, mengatakan dugaan insiden tersebut berkaitan dengan persoalan miskomunikasi antara pihak pengelola dapur SPPG dan masyarakat, terutama mengenai proses perekrutan pekerja.

“Memang, salah satu akar masalahnya ialah miskomunikasi antara internal kami dengan masyarakat. Terakhir itu terkait rekrutmen pekerja. Ada kandidat dari warga setempat yang tidak diterima karena tidak sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan,” ujar Muhammad, Selasa (13/10/2026).

Pemicu Pemukulan Karyawan SPPG

Menurut Muhammad, kandidat yang diterima bekerja berasal dari desa lain. Ia menduga persoalan rekrutmen tersebut berkaitan dengan insiden yang kemudian berujung pada pemukulan, kerusakan fasilitas, dan dugaan pencurian.

Meski demikian, dugaan keterkaitan persoalan rekrutmen dengan insiden tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut. Identitas serta keterlibatan pihak-pihak yang diduga terlibat perlu dipastikan melalui proses penyelidikan kepolisian.

Muhammad menyebutkan, tujuh orang yang dilaporkan menjadi korban merupakan pekerja dengan tugas berbeda, mulai dari juru masak atau chef, petugas keamanan, hingga relawan lainnya.

“Kurang lebih ada tujuh orang pekerja yang menjadi korban pemukulan. Kebanyakan mengalami pukulan di bagian kepala dan badan. Ada yang mengalami lebam dan luka di kepala, dan kami sudah melakukan visum,” katanya.

Selain dugaan kekerasan terhadap pekerja, sejumlah fasilitas dapur SPPG 03 Jatisari mengalami kerusakan. Barang-barang tersebut antara lain komputer, televisi, jendela, dan kamera CCTV. Sejumlah barang lainnya, termasuk telepon genggam dan uang, juga disebut hilang.

Muhammad mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Ia menyerahkan proses identifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pemukulan, perusakan, dan dugaan pencurian kepada aparat penegak hukum.

Ia mengatakan, kasus tersebut kini tengah dalam penanganan Polres Cianjur. Pihak korban berharap proses hukum berjalan sesuai ketentuan untuk mengungkap kronologi kejadian dan menentukan pihak yang bertanggung jawab.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Peserta Jaminan Kesehatan yang Ditanggung Pemkab Cianjur Tersisa 372 Ribu, DPRD Minta Data Dibenahi

13 Okt 2026 - 21:08 WIB

Peserta Jaminan Kesehatan yang Ditanggung Pemkab Cianjur Tersisa 372 Ribu, DPRD Minta Data Dibenahi

Pemprov Jabar Gandeng 86 Rumah Sakit untuk Layanan Kesehatan Gratis, Empat di Antaranya Berada di Cianjur

12 Okt 2026 - 05:47 WIB

Pemprov Jabar Gandeng 86 Rumah Sakit untuk Layanan Kesehatan Gratis, Empat di Antaranya Berada di Cianjur

Jenazah Membusuk Ditemukan di Cibeber Cianjur, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

12 Okt 2026 - 04:59 WIB

Jenazah Membusuk Ditemukan di Cibeber Cianjur, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

HUT ke-19, RSUD Cimacan Gelar Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing

11 Okt 2026 - 20:24 WIB

HUT ke-19, RSUD Cimacan Gelar Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing

Perumdam Tirta Mukti Salurkan Air Bersih ke Tiga Kampung di Cibeber

11 Okt 2026 - 19:50 WIB

Perumdam Tirta Mukti Salurkan Air Bersih ke Tiga Kampung di Cibeber
Trending di Berita