CIANJUR TIMES, Cianjur – Video pengendara sepeda motor yang menerobos jalan beton yang belum mengering di ruas Citiis–Cisokan, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, viral di media sosial. Aksi tersebut menyebabkan permukaan jalan yang baru selesai proses pengecoran mengalami kerusakan dan memicu perhatian masyarakat.
Dalam video yang beredar, jejak ban kendaraan terlihat membekas di permukaan beton yang belum mengeras sempurna. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa ada kendaraan yang melintas saat proses pengerasan beton belum selesai.
Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengaku prihatin dan mengimbau masyarakat agar lebih sabar serta ikut menjaga hasil pembangunan yang biayanya dari uang rakyat.
“Saya menitip pesan ya, kita ingin infrastruktur di Cianjur, baik jalan, jembatan, sekolah, maupun fasilitas lainnya, menjadi baik seluruhnya. Saat ini ikhtiar itu sedang berjalan,” ujar Wahyu.
Ia menegaskan, pembangunan jalan yang Pemkab lakukan untuk kepentingan seluruh masyarakat sehingga setiap tahapan pekerjaan perlu masyarakat hormati agar hasilnya berkualitas dan dapat bertahan lama.
“Jalan ini dari uang rakyat untuk masyarakat manfaatkan bersama. Jika lewat saat beton masih basah, hasil pekerjaan bisa rusak dan harus pekerja pebaiki kembali,” katanya.
Wahyu meminta masyarakat mematuhi rambu maupun pembatas yang terpasang di lokasi proyek. Menurutnya, sedikit bersabar akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi seluruh pengguna jalan.
“Kalau melihat ada jalan yang sedang dicor atau dipasang pembatas, mohon untuk bersabar sebentar. Sedikit menunggu hari ini, manfaatnya bisa dirasakan bertahun-tahun ke depan,” tuturnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memiliki rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga hasil pembangunan di Kabupaten Cianjur.
“Mari kita sama-sama menjaga hasil pembangunan. Membangun itu penting, tetapi menjaga jalannya, menjaga pembangunannya, menjaga kebersihannya, dan menjaga alamnya bersama-sama juga sangat penting,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat untuk mematuhi pembatas dan rambu di lokasi proyek agar proses pembangunan jalan dapat berjalan lancar dan hasilnya bertahan lama sehingga dapat masyarakat manfaatkan dalam jangka panjang.










