Menu

Mode Gelap
Pria di Cilaku Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya Kebakaran Baru Muncul di Kawasan Kawah Gunung Gede, Relawan Perkirakan Area Terdampak 5 Hektare Diduga Korsleting Listrik, Masjid dan Madrasah di Sukaluyu Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan Alun-alun Suryakancana Gunung Gede Dua Motor Mahasiswa KKN di Cugenang Cianjur Hilang, Aksi Pelaku Terekam CCTV Polres Cianjur Mulai Salurkan Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Cianjur

Berita

Jalan Beton Baru di Sukanagara Rusak Diterobos Pengendara, Bupati Cianjur: Sedikit Bersabar, Manfaatnya Bertahun-tahun

badge-check

Jalan Beton Baru di Sukanagara Rusak Diterobos Pengendara, Bupati Cianjur: Sedikit Bersabar, Manfaatnya Bertahun-tahun Perbesar

CIANJUR TIMES, Cianjur – Video pengendara sepeda motor yang menerobos jalan beton yang belum mengering di ruas Citiis–Cisokan, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, viral di media sosial. Aksi tersebut menyebabkan permukaan jalan yang baru selesai proses pengecoran mengalami kerusakan dan memicu perhatian masyarakat.

Dalam video yang beredar, jejak ban kendaraan terlihat membekas di permukaan beton yang belum mengeras sempurna. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa ada kendaraan yang melintas saat proses pengerasan beton belum selesai.

Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengaku prihatin dan mengimbau masyarakat agar lebih sabar serta ikut menjaga hasil pembangunan yang biayanya dari uang rakyat.

“Saya menitip pesan ya, kita ingin infrastruktur di Cianjur, baik jalan, jembatan, sekolah, maupun fasilitas lainnya, menjadi baik seluruhnya. Saat ini ikhtiar itu sedang berjalan,” ujar Wahyu.

Ia menegaskan, pembangunan jalan yang Pemkab lakukan untuk kepentingan seluruh masyarakat sehingga setiap tahapan pekerjaan perlu masyarakat hormati agar hasilnya berkualitas dan dapat bertahan lama.

“Jalan ini dari uang rakyat untuk masyarakat manfaatkan bersama. Jika lewat saat beton masih basah, hasil pekerjaan bisa rusak dan harus pekerja pebaiki kembali,” katanya.

Wahyu meminta masyarakat mematuhi rambu maupun pembatas yang terpasang di lokasi proyek. Menurutnya, sedikit bersabar akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi seluruh pengguna jalan.

“Kalau melihat ada jalan yang sedang dicor atau dipasang pembatas, mohon untuk bersabar sebentar. Sedikit menunggu hari ini, manfaatnya bisa dirasakan bertahun-tahun ke depan,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memiliki rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga hasil pembangunan di Kabupaten Cianjur.

“Mari kita sama-sama menjaga hasil pembangunan. Membangun itu penting, tetapi menjaga jalannya, menjaga pembangunannya, menjaga kebersihannya, dan menjaga alamnya bersama-sama juga sangat penting,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat untuk mematuhi pembatas dan rambu di lokasi proyek agar proses pembangunan jalan dapat berjalan lancar dan hasilnya bertahan lama sehingga dapat masyarakat manfaatkan dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pria di Cilaku Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

9 Agustus 2026 - 05:18 WIB

Pria di cilaku

Kebakaran Baru Muncul di Kawasan Kawah Gunung Gede, Relawan Perkirakan Area Terdampak 5 Hektare

8 Agustus 2026 - 15:08 WIB

kebakaran gunung gede

Diduga Korsleting Listrik, Masjid dan Madrasah di Sukaluyu Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

7 Agustus 2026 - 06:44 WIB

masjid terbakar

Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan Alun-alun Suryakancana Gunung Gede

6 Agustus 2026 - 21:29 WIB

alun-alun Suryakancana

Dua Motor Mahasiswa KKN di Cugenang Cianjur Hilang, Aksi Pelaku Terekam CCTV

6 Agustus 2026 - 21:08 WIB

mahasiswa kkn
Trending di Berita