CIANJUR TIMES, Cianjur – Polres Cianjur menyiapkan sekitar 700 personel gabungan untuk mengamankan suasana usai laga Persib Bandung melawan Persijap Jepara, Sabtu (23/5/2026).
Petugas akan bersiaga di sejumlah titik rawan kepadatan, terutama di lokasi nonton bareng (nobar) dan jalur utama yang diprediksi dipadati Bobotoh setelah pertandingan Persib vs Persijap berakhir.
BACA JUGA : Oknum Bobotoh Cianjur Konvoi Telanjang dan Rusak Rambu Saat Rayakan Juara Persib
Polisi Antisipasi Euforia Bobotoh
Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi mengatakan jajaran kepolisian telah menggelar simulasi pengamanan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan maupun gangguan ketertiban masyarakat.
“Kami sudah melaksanakan gladi pengamanan. Total personel yang kami siapkan sekitar 700 orang, termasuk dukungan dari instansi terkait,” ujar Alexander, Jumat (22/5/2026).
Menurut dia, pengamanan difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal meski terjadi euforia pendukung Persib Bandung.
Fokus Atur Lalu Lintas dan Keamanan
Alexander menjelaskan petugas akan mengurai potensi kemacetan yang muncul akibat konvoi kendaraan usai pertandingan.
“Kami ingin memastikan jalur utama tetap lancar dan masyarakat tetap nyaman beraktivitas,” katanya.
Selain mengatur lalu lintas, aparat juga meningkatkan pengawasan untuk mencegah gangguan keamanan maupun tindakan kriminal saat perayaan berlangsung.
“Kami juga mengantisipasi potensi pelanggaran hukum dan gangguan ketertiban selama euforia berlangsung,” tambahnya.
Knalpot Bising Jadi Perhatian Polisi
Polres Cianjur turut mengingatkan Bobotoh agar tidak menggunakan kendaraan dengan knalpot bising saat merayakan hasil pertandingan Persib vs Persijap.
Menurut Alexander, penggunaan knalpot tidak sesuai standar dapat mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama pada malam hari.
“Kami akan menindak kendaraan yang memakai knalpot bising. Jangan sampai perayaan justru mengganggu masyarakat lain,” tegasnya.***




















