Cianjur Times – Kenaikan harga cabai di Cianjur mulai terasa signifikan menjelang Idulfitri 1447 H. Di sejumlah pasar tradisional, harga cabai bahkan menembus Rp120 ribu per kilogram akibat lonjakan permintaan masyarakat.
Fenomena ini terlihat jelas di Pasar Muka Cianjur, di mana aktivitas jual beli meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir Ramadan.
Kenaikan harga dipicu meningkatnya kebutuhan bumbu dapur untuk hidangan khas Lebaran seperti rendang, opor, dan sambal goreng. Meski stok relatif tersedia, harga di tingkat pengepul sudah lebih dulu naik sehingga berdampak ke harga eceran.
Riyan Mustaqim, salah satu pedagang bumbu, menyebut ada beberapa jenis cabai yang mengalami lonjakan paling signifikan.
“Cabai merah tanjung yang biasanya Rp50 ribu sampai Rp60 ribu, sekarang sudah naik jadi sekitar Rp100 ribu per kilogram,” ujarnya, Kamis (19/3).
Harga Cabai Rawit Domba Tertinggi
Selain cabai merah tanjung, harga cabai keriting dan rawit merah juga ikut naik. Cabai keriting yang sebelumnya di kisaran Rp40 ribu per kilogram kini berada di kisaran Rp70 ribu.
Sementara itu, cabai rawit merah domba menjadi yang termahal, dengan harga mencapai Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram.
Menurut pedagang, kenaikan pada jenis ini sudah terjadi sejak beberapa pekan lalu akibat pasokan yang terbatas.
“Rawit merah memang sudah lama naik. Sampai sekarang masih bertahan di kisaran Rp120 ribu karena barangnya tidak banyak,” jelas Riyan.
Omzet Pedagang Naik Drastis
Meski harga cabai di Cianjur melonjak, aktivitas belanja masyarakat tetap tinggi. Kondisi ini justru berdampak positif bagi pedagang yang mengalami peningkatan omzet signifikan.
Riyan mengaku pendapatannya naik hingga lima kali lipat dibandingkan hari biasa.
“Biasanya omzet sekitar Rp3 juta per hari, sekarang bisa sampai Rp15 juta. Paling banyak dicari tetap cabai dan bawang,” katanya.
Lonjakan ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat masih cukup kuat, terutama untuk kebutuhan pokok menjelang Lebaran.
Harga Bawang Masih Stabil
Berbeda dengan cabai, harga bawang relatif stabil. Bawang merah masih berada di sekitar Rp50 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih berada di kisaran Rp40 ribu.
Stabilnya harga bawang sedikit membantu masyarakat dalam mengatur pengeluaran belanja dapur di tengah kenaikan harga komoditas lainnya.***




















