CIANJUR TIMES – Sejumlah relawan yang tergabung dalam Kelompok Galura Bestari resmi mengawali program pengabdian mereka di SDN Sambong, Desa Wangunjaya, Kabupaten Cianjur pada Senin (2/2/2026). Kehadiran para pengajar muda ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar sekaligus memberikan pandangan baru bagi siswa di wilayah pelosok. Program Inspirasi Desa Gerakan Mengajar Desa tersebut fokus pada pengembangan karakter dan kepercayaan diri anak-anak dalam menempuh pendidikan formal.
Antusiasme siswa menyambut kedatangan para relawan terlihat sejak sesi upacara penyambutan berlangsung di halaman sekolah. Melalui pendekatan yang bersahabat, tim pengabdi berusaha menciptakan atmosfer belajar yang menyenangkan agar materi literasi dapat terserap dengan maksimal. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan akademik siswa di Kecamatan Campaka tersebut.
Metode Belajar Kreatif dan Edukasi Literasi
Para relawan menerapkan berbagai metode pembelajaran unik yang memadukan permainan edukatif dengan materi literasi dasar. Langkah ini bertujuan agar para siswa tidak merasa jenuh dan lebih berani mengekspresikan ide-ide mereka di dalam kelas. Selain memberikan materi pelajaran, tim relawan juga menyelipkan sesi berbagi pengalaman untuk memperluas cakrawala berpikir anak-anak mengenai dunia luar.
Mentor muda dalam program ini, Rizieq Alman, menjelaskan bahwa kedekatan emosional menjadi kunci utama dalam memulai pengabdian di hari pertama. Kehadiran mereka di Desa Wangunjaya berperan sebagai jembatan informasi agar anak-anak desa tidak merasa minder dalam meraih pendidikan setinggi mungkin. Melalui interaksi yang intens, para relawan berupaya membedah potensi diri setiap siswa melalui cerita-cerita inspiratif.
Fokus pada Kedekatan Emosional dan Cita-cita Siswa
Pihak penyelenggara menekankan bahwa program ini bukan sekadar mengajar secara formal, melainkan membangun impian anak-anak di wilayah terpencil. Dengan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, para siswa diharapkan lebih terbuka untuk mendiskusikan cita-cita masa depan mereka. Program Inspirasi Desa Gerakan Mengajar Desa ini akan berlangsung dengan berbagai agenda menarik yang sudah tim relawan siapkan untuk beberapa hari ke depan.
“Kami memulai hari ini dengan fokus pada kedekatan emosional, sehingga anak-anak merasa nyaman untuk belajar dan bercerita mengenai cita-cita mereka,” ujar Rizieq Alman. Melalui langkah awal ini, Kelompok Galura Bestari berharap semangat belajar siswa di SDN Sambong terus berkobar meskipun berada jauh dari pusat kota. Dukungan dari pihak sekolah dan warga setempat juga menjadi modal penting bagi keberlangsungan kegiatan inspiratif ini.***
















