CIANJUR TIMES – Kebakaran hebat yang menghanguskan Toko Sanya di Jalan dr. Muwardi, Kelurahan Muka, memaksa petugas pemadam kebakaran bekerja ekstra keras pada Sabtu (24/1/2026) sore. Guna mempercepat proses pemadaman, Perumdam Tirta Mukti Cianjur bergerak cepat memberikan dukungan suplai air dalam jumlah besar. Sinergi ini bertujuan agar kobaran api tidak merembet ke pemukiman warga yang padat di sekitar lokasi kejadian.
Api pertama kali muncul sekitar pukul 15.31 WIB dan langsung memicu kepanikan luar biasa bagi pengendara serta warga setempat. Mengingat material di dalam toko yang mudah terbakar, volume air yang melimpah menjadi kebutuhan utama bagi armada pemadam di lapangan. Kehadiran bantuan suplai air dari perusahaan daerah ini sangat membantu mempercepat kendali petugas atas situasi darurat tersebut.
Sinergi Lintas Instansi Percepat Penanganan Api
Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Syamsul Hadi, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengerahkan unit tangki segera setelah menerima informasi kebakaran. Tim teknis di lapangan menyalurkan total 12 tangki air untuk mengisi ulang armada pemadam kebakaran dan unit Water Cannon milik kepolisian. Pasokan air tersebut memastikan aliran semprotan petugas tidak terputus saat menghadapi kobaran api yang membumbung tinggi.
“Kami membantu mensuplai air untuk mendukung proses pemadaman. Total air yang disalurkan sebanyak 12 tangki atau kurang lebih sekitar 48 ribu liter agar api dapat segera dikendalikan,” ujar Syamsul Hadi saat memberikan keterangan di lokasi. Bantuan ini juga berkolaborasi dengan unit tangki dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) serta kendaraan Samapta Polres Cianjur.
Proses Pendinginan dan Penyelidikan Penyebab Kebakaran
Setelah berjuang selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil menjinakkan api dan langsung melanjutkan ke tahap pendinginan. Langkah ini sangat penting untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Meskipun peristiwa ini menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar bagi pemilik toko, pihak berwenang melaporkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti munculnya api. Sejumlah saksi mata telah memberikan keterangan untuk membantu proses identifikasi asal mula kebakaran. Syamsul Hadi menegaskan bahwa kesiapan armada air milik daerah akan selalu siaga untuk mendukung tugas-tugas kemanusiaan dan penanggulangan bencana di wilayah Cianjur.***




















