Menu

Mode Gelap
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess Pilkades Digital Cianjur Digelar 18 Oktober di 47 Desa, Anggaran Rp2,5 Miliar

Berita

Teka-Teki dentuman misterius di Puncak, BMKG dan PVMBG Berbeda Analisis

badge-check

Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

CIANJUR TIMES – Fenomena suara ledakan keras disertai kilatan cahaya merah yang muncul di langit utara Cianjur pada Senin (5/1/2026) malam masih menjadi misteri. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.15 WIB ini memicu kepanikan warga di Kecamatan Cipanas hingga Pacet. Meski hingga kini sumber pastinya belum terungkap, sejumlah instansi teknis mulai memberikan penjelasan yang beragam mengenai pemicu fenomena tersebut.

Kepala Kantor Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, menyatakan bahwa peralatan mereka tidak mencatat adanya gangguan alam pada jam kejadian.

“Berdasarkan data BMKG Bandung, tidak ada aktivitas kegempaan dan petir yang tercatat di daerah tersebut,” ujar Teguh.

Ia menyimpulkan bahwa fenomena ini kemungkinan besar berkaitan dengan aktivitas manusia. “Kejadian tersebut bisa diakibatkan dari aktivitas buatan manusia. Menelusuri bukan tupoksi BMKG, tanya BPBD saja,” tegasnya.

Dugaan Fenomena Atmosfer dan Kesaksian Warga

Berseberangan dengan pandangan BMKG, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) justru melihat adanya potensi fenomena elektromagnetik. Penyelidik Bumi Utama PVMBG, Supartoyo, menjelaskan bahwa dugaan sementara cahaya kemerahan di langit itu berkaitan dengan fenomena atmosfer dan geofisika.

“Untuk pemicunya belum tahu, karena tidak ada aktivitas kegempaan yang biasanya memicu tersebut,” kata Supartoyo saat menganalisis penyebab dentuman misterius di Puncak tersebut.

Kesaksian warga di lokasi memperkuat betapa mencekamnya situasi malam itu. Wildan Fadilah (20), warga Cipanas, mengaku melihat cahaya tersebut secara jelas dari teras rumahnya sesaat setelah ledakan terdengar. Febriyanti (16), warga Desa Gadog, juga merasakan kekhawatiran serupa saat melihat pantulan cahaya merah dari jendela rumahnya.

“Karena belum tahu itu cahaya dan ledakan atau dentuman apa, kami jadi khawatir,” ungkap Febriyanti menggambarkan ketakutan warga yang sempat berhamburan keluar rumah.

Koordinasi BPBD dan Pihak Taman Nasional

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur kini bergerak cepat dengan menjalin koordinasi bersama berbagai pihak, termasuk Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP). Kepala BPBD Cianjur, Iwan Karyadi, mengungkapkan bahwa pihak Gunung Gede juga tidak menemukan adanya aktivitas alam yang mencurigakan di area konservasi tersebut.

“Pernyataan itu juga sama diungkapkan oleh pihak Gunung Gede, katanya tidak ditemukan aktivitas alam,” jelas Iwan setelah berkomunikasi dengan petugas taman nasional.

BPBD berkomitmen untuk terus menindaklanjuti fakta di lapangan guna meredam keresahan masyarakat. Iwan meminta warga untuk memercayakan proses investigasi ini kepada pihak berwenang dan tidak terjebak dalam kepanikan yang berlebihan.

“Kami tegaskan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Saat ini kami masih belum mengetahui penyebab pasti fenomena itu, namun tetap akan kami tindak lanjuti untuk mengungkapnya,” tutup Iwan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community

15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

2 September 2026 - 21:43 WIB

lahan terbakar

Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess

2 September 2026 - 13:08 WIB

Pembunuhan peternakan ayam
Trending di Berita