CIANJUR TIMES – RSUD Cimacan menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan orang tua melalui peluncuran program “Nyaah Ka Indung” pada Rabu (10/12/2025). Gerakan ini merupakan inisiatif kemanusiaan yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk kembali menanamkan nilai luhur bakti dan kasih sayang kepada ibu lansia.
Program ini tidak hanya sekadar memberikan perhatian simbolis, tetapi juga menyentuh aspek kebutuhan dasar para lansia secara mendalam.
Perwakilan Struktural RSUD Cimacan turun langsung dalam memastikan setiap poin program berjalan sesuai rencana. Fokus utama gerakan ini adalah menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi para ibu di masa tua mereka.
“Gerakan Nyaah Ka Indung mengajak semua pihak untuk kembali menanamkan nilai luhur tentang bakti, kasih sayang, dan kepedulian kepada orang tua, khususnya ibu lansia,” tulis manajemen RSUD Cimacan dalam keterangannya.
Pendampingan Kesehatan dan Gizi secara Berkelanjutan
Implementasi program Nyaah Ka Indung mencakup berbagai layanan komprehensif yang dirancang secara berkelanjutan.RSUD Cimacan memberikan pendampingan kesehatan intensif, pemantauan gizi, hingga dukungan emosional bagi para peserta program. Langkah ini diambil untuk memastikan kualitas hidup lansia di wilayah sekitar tetap terjaga dengan baik.
Selain dukungan medis, pihak rumah sakit juga menyalurkan bantuan materi bagi para ibu lansia yang membutuhkan. Pendekatan ini berdasarkan semangat gotong royong dan cinta keluarga untuk memberikan solusi nyata atas tantangan hidup di usia senja. Selain itu, ada harapan bahwa program ini dapat menjadi pelopor dalam gerakan kepedulian sosial di Kabupaten Cianjur.
Implementasi di lapangan melibatkan tim medis dan tenaga kesejahteraan sosial yang berkompeten. Mereka bertugas memberikan edukasi kepada keluarga tentang cara perawatan lansia yang tepat di rumah.
Dengan sinergi yang baik, RSUD Cimacan berharap bantuan ini tidak hanya bersifat sementara, melainkan memberikan dampak positif jangka panjang.
Mengajak Kepedulian Nyata untuk Ibu Lansia
Melalui program ini, RSUD Cimacan ingin membangun ekosistem masyarakat yang lebih peduli terhadap hak-hak orang tua. Kebutuhan psikologis lansia, seperti perhatian dan kasih sayang, menjadi fokus yang tidak terpisahkan dari bantuan medis yang rumah sakit berikan. Kepedulian ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi atas jasa-jasa seorang ibu.
Pihak rumah sakit optimis bahwa program Nyaah Ka Indung akan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Dukungan dari berbagai pihak sangat perlu, agar gerakan sosial ini tetap konsisten memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Semangat cinta keluarga kini menjadi fondasi utama dalam setiap layanan yang rumah sakit hadirkan.
“Mari bersama menghadirkan kepedulian yang nyata untuk para ibu lansia dengan semangat gotong royong,” tutup pernyataan resmi tersebut.***












