Menu

Mode Gelap
Tiga Maling Motor Terekam CCTV, Honda Beat Milik Petani Raib di Bojongpicung Cianjur Perumdam Tirta Mukti Luncurkan Air Minum Kemasan Bersertifikat SNI Rumah dan Pondok Pesantren di Bojongpicung Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta Disbudpar Cianjur Catat Retribusi Wisata Cibodas Capai Rp500 Juta, Naik 100 Persen dari Tahun Lalu Bunga Edelweiss Dikelilingi Sampah Plastik, BBTNGGP Siapkan Operasi Bersih di Alun-Alun Suryakencana Kapolres Cianjur Ajak Ojol dan PMOC Mancing Bersama, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Berita

Sekda Cianjur Mundur, Cecep Alamsyah Akui Alasan Pribadi dan Kendala Komunikasi

badge-check

Cecep Alamsyah saat berpamitan dengan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, usai apel undur diri di lapangan upacara Setda Cianjur, Jumat (29/8/2025). Cecep memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Sekda Cianjur. (Foto : cianjur Times) Perbesar

Cecep Alamsyah saat berpamitan dengan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, usai apel undur diri di lapangan upacara Setda Cianjur, Jumat (29/8/2025). Cecep memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Sekda Cianjur. (Foto : cianjur Times)

CIANJUR TIMES – Setelah menyatakan Sekda Cianjur mundur dari jabatannya, Cecep Alamsyah menggelar apel perpisahan di lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Cianjur, Jumat (29/8/2025). Di hadapan para pejabat Pemkab Cianjur, Cecep menegaskan keputusannya untuk memasuki masa persiapan pensiun (MPP) murni atas kemauan sendiri, tanpa ada paksaan.

“Saya menjabat sekda kurang lebih selama tiga atau empat tahun. Keputusan mundur ini murni kemauan saya sendiri, tidak ada paksaan. Jika ada paksaan juga ya saya bisa melawan,” ujar Cecep.

Selain itu, ia menjelaskan, keputusan ini juga lantaran masa pengabdiannya yang sudah cukup panjang. Ia resmi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 1 September 1990, dan sengaja memutuskan berhenti pada tanggal yang sama di tahun 2025. “Saya rasa sudah cukup. Makanya saat ini juga saya mengundurkan diri sebagai Sekda Cianjur,” tuturnya.

Akui Pola Komunikasi Jadi Kendala

Dalam momen undur diri tersebut, Cecep secara terbuka mengakui salah satu kendala terbesarnya selama menjabat adalah pola komunikasi dan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab. Ia mengaku sempat dicap galak oleh sebagian pihak.

“Saya kan dicap galak, saya kira itu kesalahan saya. Tadinya saya berpikir karena ada PR yang besar, banyak hal yang harus kita urus. Terhadap kawan-kawan saya anggap tidak serius, saya keras itu. Tapi ternyata itu hanya membuat iklim komunikasi tidak bagus,” akunya.

Ia bahkan mengaku pola komunikasi yang kurang baik tersebut menjadi salah satu faktor pertimbangan baginya untuk mundur.

“Iya, makanya saya putuskan untuk ambil MPP cepat, dan saya akan lihat nanti bagaimana perkembangannya,” tambahnya.

Tantangan untuk Pejabat Sekda Baru

Sebelum mengakhiri masa jabatannya, Cecep menyampaikan sejumlah pesan terakhirnya. Ia menilai masih banyak tugas besar di Cianjur yang harus jadi perhatian. Ia menyebut, tingkat kemiskinan di Cianjur berada di atas rata-rata jika dibandingkan dengan daerah lain. Selain itu, posisi Cianjur kini “terjepit” oleh daerah-daerah tetangga yang sudah jauh lebih maju dalam hal infrastruktur.

“Jadi Cianjur itu sekarang sudah nyaris terjepit oleh daerah lain. (Ada) yang sudah punya tol, sudah ada prasarana yang bagus, karena mereka sudah berkembang seperti Subang. Sementara kita kan belum, artinya itu menjadi tugas yang besar,” ungkapnya.

Terakhir, ia menyinggung Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Cianjur yang masih menduduki posisi terendah di Jawa Barat. Ia berharap, pejabat sekda baru dapat segera mengejar ketertinggalan dan mempersiapkan fondasi kokoh agar Cianjur ke depan bisa lebih berdaya saing.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tiga Maling Motor Terekam CCTV, Honda Beat Milik Petani Raib di Bojongpicung Cianjur

25 Juli 2026 - 22:21 WIB

maling motor di Bojongpicung

Perumdam Tirta Mukti Luncurkan Air Minum Kemasan Bersertifikat SNI

25 Juli 2026 - 08:27 WIB

air minum tirta mukti

Rumah dan Pondok Pesantren di Bojongpicung Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta

25 Juli 2026 - 07:45 WIB

kebakaran di bojongpicung

Disbudpar Cianjur Catat Retribusi Wisata Cibodas Capai Rp500 Juta, Naik 100 Persen dari Tahun Lalu

24 Juli 2026 - 18:27 WIB

kunjungan ke kebun raya cibodas

Bunga Edelweiss Dikelilingi Sampah Plastik, BBTNGGP Siapkan Operasi Bersih di Alun-Alun Suryakencana

24 Juli 2026 - 17:42 WIB

alun-alun suryakencana
Trending di Berita