Menu

Mode Gelap
Diduga Korsleting Listrik, Masjid dan Madrasah di Sukaluyu Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan Alun-alun Suryakancana Gunung Gede Dua Motor Mahasiswa KKN di Cugenang Cianjur Hilang, Aksi Pelaku Terekam CCTV Polres Cianjur Mulai Salurkan Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Cianjur Kunker ke Cianjur, Cak Imin Luncurkan Gerakan 10 Ribu MCK dan Lepas 357 PMI “Mari Berselingkuh”, Cara Kreatif Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary dan Warga Cihea Jaga Lingkungan

Berita

Antisipasi Lonjakan Kasus, Dinkes Cianjur Tingkatkan Kewaspadaan COVID-19

badge-check

Antisipasi Lonjakan Kasus, Dinkes Cianjur Tingkatkan Kewaspadaan COVID-19 Perbesar

CIANJUR TIMES – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, telah menerbitkan surat pemberitahuan kepada seluruh puskesmas dan rumah sakit di wilayahnya. Langkah ini diambil untuk mempercepat penanganan dan penanggulangan COVID-19, seiring meningkatnya kasus di beberapa negara Asia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Cianjur, Frida Laila Yahya, menjelaskan bahwa surat tersebut mengacu pada Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Nomor SR.03.01/C/1422/2025.

“Kemenkes menginstruksikan seluruh jajaran kesehatan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Meskipun tren penularan COVID-19 di Indonesia, termasuk di Cianjur, tergolong rendah,” katanya.

Frida memaparkan, surat edaran itu juga menyebutkan bahwa pada pekan ke-20 tahun 2025, kasus COVID-19 di Indonesia turun drastis. Dari sebelumnya 28 kasus pada pekan ke-19 menjadi 3 kasus saja di pekan selanjutnya. Positivity rate berada di angka rendah, yaitu 0,59 persen, dengan varian dominan yang beredar adalah MB.1.1. Namun, Kemenkes tetap menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh lini kesehatan terhadap potensi lonjakan kasus. Terutama saat libur panjang dan tingginya mobilitas masyarakat.

“Kami segera menyebarkan surat pemberitahuan ke seluruh puskesmas dan rumah sakit yang ada di Cianjur sesuai dengan SE Kemenkes. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap menerapkan pola hidup sehat,” ujarnya.

Dinkes juga meminta masyarakat menerapkan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas lama di luar rumah. Menggunakan masker dan rajin mencuci tangan jadi hal yang perlu kembali masyarakat kerjakan.

Frida menegaskan, meskipun kasus COVID-19 belum kembali terdeteksi di Cianjur, tingkat kewaspadaan masyarakat harus terus menjadi perhatian. Pola hidup sehat juga perlu masyarakat jalankan dalam setiap aktivitas agar terhindar dari berbagai penyakit.

“Kami akan terus memantau setiap perkembangan dengan harapan tidak ada lagi warga yang terpapar. Kami rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, terutama bagi mereka yang kerap melakukan perjalanan ke luar kota dan luar negeri,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Diduga Korsleting Listrik, Masjid dan Madrasah di Sukaluyu Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

7 Agustus 2026 - 06:44 WIB

masjid terbakar

Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan Alun-alun Suryakancana Gunung Gede

6 Agustus 2026 - 21:29 WIB

alun-alun Suryakancana

Dua Motor Mahasiswa KKN di Cugenang Cianjur Hilang, Aksi Pelaku Terekam CCTV

6 Agustus 2026 - 21:08 WIB

mahasiswa kkn

Polres Cianjur Mulai Salurkan Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Cianjur

5 Agustus 2026 - 22:53 WIB

Kekeringan di cianjur

Kunker ke Cianjur, Cak Imin Luncurkan Gerakan 10 Ribu MCK dan Lepas 357 PMI

4 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Cak Imin
Trending di Berita