Menu

Mode Gelap
Badak Cihea Cup 2026 Resmi Bergulir, Pesta Rakyat Desa Cihea Libatkan Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Satresnarkoba Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kilogram Ganja, Dua Tersangka Ditangkap Ojol dan Satlantas Polres Cianjur Gagalkan Pelarian Honda Brio Diduga Hasil Penggelapan Harga BBM Pertamina dan Swasta Kompak Turun, Berikut Daftar Lengkap per 20 Juli 2026 Lima Truk Tangki Air Bersih Siap Layani 14 Kecamatan Terdampak Kekeringan di Cianjur Polisi Gagalkan Tawuran Pelajar di Cibeber, Dua Siswa SMP Diamankan, Satu Bawa Sajam

Berita

Jam Malam Bagi Pelajar Diterapkan di Cianjur, Langgar Aturan Masuk Barak

badge-check


					Jam Malam Bagi Pelajar Diterapkan di Cianjur, Langgar Aturan Masuk Barak Perbesar

CIANJUR TIMES – Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akan segera memberlakukan jam malam bagi pelajar. Siswa di bawah 16 tahun yang melanggar aturan ini dan terjaring razia akan menjalani pembinaan di barak militer. Kebijakan ini bertujuan menjaga pelajar Cianjur dari kenakalan remaja dan tindakan kriminal.

Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu, menjelaskan penerapan jam malam ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Gubernur Jawa Barat untuk mewujudkan “generasi Panca Waluya”.

“Kami setuju dengan kebijakan tersebut dan akan mengeluarkan surat edarannya di tingkat kabupaten. Jadi, mulai pukul 21.00 WIB, anak-anak di bawah 16 tahun atau kategori pelajar harus sudah di rumah,” kata Wahyu pada Selasa (27/5).

Wahyu menekankan pentingnya pelajar berada di rumah pada malam hari untuk belajar dan menghindari hal-hal negatif.
“Jangan sampai anak-anak ini berkeliaran di malam hari,” tambahnya.

Ia juga menyatakan akan mengirim siswa yang terjaring razia jam malam oleh petugas Satpol PP atau Polres Cianjur ke barak militer untuk pembinaan.

“Dari Polres sudah mulai patroli dan razia, nanti kami dari Satpol PP juga akan razia. Yang terjaring, akan menjadi pertimbangan prioritas pembinaan di barak militer,” jelasnya.

Patroli Intensif di Jam Malam dan Pembinaan Berkelanjutan

Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yonky Dilatha, membenarkan bahwa pihaknya sudah memulai patroli dan razia sejak edaran dari Pemprov Jabar keluar.


“Tadi malam kami sudah mengamankan 11 pelajar dari dua lokasi berbeda. Kami langsung memberikan pembinaan, termasuk memanggil orang tua, tokoh setempat, dan bhabinkamtibmasnya untuk menjemput langsung,” kata Rohman.

Ia menambahkan, razia akan terus berlangsung setiap malam. Sasarannya bukan hanya pelajar yang nongkrong di jalan, tetapi juga mereka yang berada di kafe saat jam malam.

“Tentu ini harus kami lakukan secara berkelanjutan. Tim patroli akan mendatangi kafe-kafe, kalau ada pelajar kami akan langsung mengamankan,” tegasnya.

Rohman berharap kebijakan ini dapat melindungi anak-anak dari kenakalan atau tindak kriminal.

“Jangan sampai anak-anak menjadi korban atau pelaku tindak kriminal. Ini juga pernah saya terapkan sewaktu di Garut, dan di Cianjur ternyata disambut baik dengan kebijakan gubernur,” ungkapnya.

Langkah ini adalah upaya serius pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk menjaga masa depan pelajar Cianjur.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Badak Cihea Cup 2026 Resmi Bergulir, Pesta Rakyat Desa Cihea Libatkan Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary

21 Juli 2026 - 16:46 WIB

KKN IAI Al-Azhary

Satresnarkoba Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kilogram Ganja, Dua Tersangka Ditangkap

21 Juli 2026 - 13:14 WIB

satresnarkoba polres cianjur

Ojol dan Satlantas Polres Cianjur Gagalkan Pelarian Honda Brio Diduga Hasil Penggelapan

21 Juli 2026 - 06:24 WIB

Satlantas Polres

Harga BBM Pertamina dan Swasta Kompak Turun, Berikut Daftar Lengkap per 20 Juli 2026

20 Juli 2026 - 21:31 WIB

Harga BBM Pertamina

Lima Truk Tangki Air Bersih Siap Layani 14 Kecamatan Terdampak Kekeringan di Cianjur

20 Juli 2026 - 20:54 WIB

kekeringan di cianjur
Trending di Berita