Menu

Mode Gelap
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess Pilkades Digital Cianjur Digelar 18 Oktober di 47 Desa, Anggaran Rp2,5 Miliar

Berita

Pendakian Gunung Gede Kembali Dibuka, Pendaki Diminta Hindari Kawah Wadon

badge-check

Pendakian Gunung Gede Kembali Dibuka, Pendaki Diminta Hindari Kawah Wadon Perbesar

Cianjur, cianjurtimes.com – Setelah sempat ditutup karena peningkatan aktivitas vulkanik, jalur pendakian Gunung Gede Pangrango resmi dibuka kembali pada Senin, 22 April 2025. Namun, para pendaki tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mendekati area Kawah Wadon dalam radius 600 meter.

Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP), Agus Deni, menjelaskan bahwa pihaknya kembali membuka jalur pendakian karena aktivitas vulkanik menunjukkan tren penurunan.

“Mulai 22 April pendakian kembali kami buka. Penutupan terakhir berakhir pada 21 April dan tidak kami perpanjang lagi,” ujar Agus, Rabu (23/4/2025).

Ia menambahkan, meskipun aktivitas vulkanik belum sepenuhnya hilang, intensitasnya sudah jauh lebih rendah daripada awal April lalu.

“Kami masih mencatat beberapa aktivitas, tapi skalanya sudah turun cukup signifikan,” ucapnya.

Agus juga mengingatkan agar para pendaki tidak nekat mendekati kawasan Kawah Wadon. Imbauan ini selaras dengan rekomendasi dari Badan Geologi.

“Pengunjung, pendaki, dan wisatawan harus menghindari area Kawah Wadon dalam radius 600 meter. Jangan mendekat, menuruni, atau bermalam di area tersebut,” tegasnya.

Setiap harinya, Balai Besar TNGGP mengizinkan maksimal 600 pendaki dari tiga pintu masuk. Selain menaati batas area berbahaya, pengelola juga mengingatkan para pendaki untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Jadilah pendaki yang cerdas. Jangan buang sampah sembarangan, baik di jalur pendakian maupun di Alun-alun Suryakancana,” ujarnya.

Sebagai informasi, sebelumnya pendakian Gunung Gede mengalami penutupan selama lebih dari dua pekan akibat meningkatnya aktivitas vulkanik. Penutupan itu berada dalam tiga tahap: 3–7 April, 8–13 April, dan 14–21 April 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community

15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

2 September 2026 - 21:43 WIB

lahan terbakar

Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess

2 September 2026 - 13:08 WIB

Pembunuhan peternakan ayam
Trending di Berita