Menu

Mode Gelap
Catat Jamnya! Malam Ini Jalur Puncak Ditutup Total Saat Perayaan Tahun Baru Dorong Ekonomi Desa, Badan Bank Tanah Inisiasi Pemberdayaan Masyarakat di Batulawang Catat Jadwalnya, Inilah Daftar Cuti Dokter Spesialis RSUD Cimacan Selama Libur Akhir Tahun Panduan Lengkap Cara Kerja dan Akses Aplikasi E-Kinerja BKN bagi ASN Batas Akhir 31 Desember, Kemensos Minta KPM Segera Lakukan Pencairan BLT Kesra Waspada Longsor, Pengendara Diminta Berhati-hati Saat Melintasi Jalur Puncak-Cianjur

Berita

Munculkan Keresahan, Makam Keramat Palsu di Cikancana Cianjur Dibongkar

badge-check


					Munculkan Keresahan, Makam Keramat Palsu di Cikancana Cianjur Dibongkar Perbesar

Cianjur Times – Sebanyak delapan makam yang warga anggap keramat namun diduga palsu dibongkar di Kampung Barilimus, Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, pada Selasa (15/4).
Pembongkaran ini terjadi karena keresahan warga terkait keaslian makam dan potensi penyesatan keyakinan.

Pemerintah desa, tokoh agama, dan warga melakukan pembongkaran dan mendapat pengawasan langsung oleh unsur Forkopimcam Sukaresmi. Dari sembilan makam di lokasi, hanya satu yang tetap utuh, yaitu Makam Eyang Sa Wadah, yang masyarakat setempat yakini memiliki nilai sejarah dan spiritual.

Kepala Desa Cikancana, Nanang, menyampaikan keprihatinannya atas keberadaan makam-makam yang ia nilai menyimpang dari ajaran agama dan meresahkan masyarakat.

“Saya selaku kepala desa awalnya sangat geram atas aktivitas yang menyimpang tersebut, apalagi sudah membuat keresahan di masyarakat,” ujarnya pada Rabu (16/4/2025).

Nanang mengungkapkan bahwa tokoh masyarakat dan seseorang yang mengaku sebagai kuncen makam telah bertemu untuk mediasi. Dalam pertemuan tersebut, kuncen mengakui mendirikan makam berdasarkan wangsit atau mimpi.

“Sebagai orang asli sini, saya tahu betul bahwa dari dulu tidak pernah ada makam berjajar seperti itu. Makam-makam itu muncul baru-baru ini, sejak masa pandemi COVID-19,” jelasnya.

makam keramat

Forkopimcam Awasi Pembongkaran Makam Keramat Palsu

Camat Sukaresmi, Latif Ridwan, membenarkan adanya laporan dari Kepala Desa Cikancana dan masyarakat sekitar terkait dugaan keberadaan delapan makam palsu.

“Ya kang, selain laporan dari kepala desa, kami juga menerima laporan dari kuncen dan masyarakat yang berada di sekitar makam. Awalnya hanya ada satu makam, namun kemudian bertambah menjadi sembilan. Jadi, delapan di antaranya adalah palsu,” kata Latif saat Cianjur Times mengkonfirmasi pada Rabu (16/4/2025).

Latif menambahkan bahwa pihaknya bersama Forkopimcam menyaksikan langsung proses pembongkaran delapan makam palsu tersebut setelah melalui musyawarah dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat.
“Kami khawatir hal ini dapat menyesatkan warga,” ujarnya.

Tujuan pembongkaran ini adalah untuk mencegah penyesatan masyarakat, terutama dalam hal keyakinan dan akidah. Latif menegaskan bahwa Makam Eyang Sa Wadah tetap dipertahankan karena nilai sejarah dan spiritualnya bagi masyarakat sekitar.

Proses pembongkaran berjalan tertib dengan pengawalan aparat setempat. Menyikapi kejadian ini, Latif mengimbau masyarakat Sukaresmi untuk tidak mudah terprovokasi dan selalu memastikan kebenaran informasi.

“Jadi, warga masyarakat Sukaresmi jangan mudah dipengaruhi, harus betul-betul jelas dasarnya, jelas silsilahnya. Jangan percaya kepada orang, apalagi jika orang tersebut bukan warga kita. Intinya, jangan percaya pada hal-hal gaib yang belum tentu kebenarannya,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Catat Jamnya! Malam Ini Jalur Puncak Ditutup Total Saat Perayaan Tahun Baru

31 Desember 2025 - 10:03 WIB

Jalur Puncak

Dorong Ekonomi Desa, Badan Bank Tanah Inisiasi Pemberdayaan Masyarakat di Batulawang

31 Desember 2025 - 09:46 WIB

Badan bank tanah

Catat Jadwalnya, Inilah Daftar Cuti Dokter Spesialis RSUD Cimacan Selama Libur Akhir Tahun

30 Desember 2025 - 13:13 WIB

Dokter spesialis

Panduan Lengkap Cara Kerja dan Akses Aplikasi E-Kinerja BKN bagi ASN

30 Desember 2025 - 12:00 WIB

Aplikasi e-kinerja

Batas Akhir 31 Desember, Kemensos Minta KPM Segera Lakukan Pencairan BLT Kesra

30 Desember 2025 - 11:47 WIB

bansos
Trending di Berita