Menu

Mode Gelap
Pemkab Cianjur Hibahkan Lahan untuk Kantor Kemenhaj, Pembangunan Ditargetkan Mulai Agustus Hari Jadi ke-349, Pemkab Cianjur Targetkan Bangkit dari IPM Terendah di Jawa Barat Momen Saling Suap Tumpeng Warnai Peringatan Hari Jadi Cianjur ke-349 Warga Cibeber Cianjur Tertimpa Rumah Roboh Saat Tidur, Alami Luka di Kepala dan Lengan Bebas dari Denda Rp150 Juta, PMI Asal Cianjur Ai Juariah Pulang dari Libya Minggu ini Sambut Hari Jadi Cianjur ke-349, Wisata Alam Sevillage Beri Diskon 50 Persen dan Tiket Wahana Gratis

Berita

Jembatan Cibogo Sukaresmi Kembali Berdiri dalam Waktu Singkat

badge-check


					Jembatan Cibogo, penghubung antar kampung di Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur saat ini sudah bisa dilalui. (Foto : vito/cianjurtimes.com). Perbesar

Jembatan Cibogo, penghubung antar kampung di Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur saat ini sudah bisa dilalui. (Foto : vito/cianjurtimes.com).

Cianjur, Cianjurtimes.com – Masyarakat dan pengguna jalan kini dapat kembali melintasi Jembatan Cibogo, penghubung antar kampung di Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur. Jembatan ini sebelumnya putus akibat luapan sungai. Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, meresmikan penggunaan jembatan tersebut, menandai pemulihan akses penting bagi warga setempat.

“Kami bergerak cepat setelah kejadian. Kepala dinas langsung meninjau lokasi, dan perencanaan jembatan darurat segera kami lakukan. Dalam 26 hari, jembatan ini sudah berdiri lagi, bahkan mobil pun bisa melintas,” ungkap Bupati Wahyu melalui akun Instagram pribadinya (@dr.mohammadwahyuferdian) pada Sabtu, (29/3/2025).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Asep Kusmanawijaya, menjelaskan bahwa jembatan dalam peresmian kemarin masih berstatus darurat, meski sudah mampu menahan beban kendaraan roda empat.

“Jembatan Gelagar ini masih dalam kategori darurat, namun mobil sudah bisa lewat. Sebelumnya, jembatan sementara dari bambu hanya bisa dilalui motor. Dinas Perkim merencanakan pembangunan jembatan ini dengan dana dari Belanja Tidak Terduga (BTT), totalnya sekitar Rp400 juta,” jelas Asep via telepon.

Proses pembangunan jembatan memakan waktu sekitar 20 hari, termasuk pembersihan puing-puing jembatan lama.

“Pengerjaan fisik memakan 14 hari, namun pembersihan puing memakan waktu lebih lama. Jembatan ini memiliki batas kapasitas maksimal dua ton, dan mampu bertahan hingga dua tahun,” tambahnya.

Asep menegaskan bahwa keputusan dan anggaran untuk pembangunan jembatan permanen berada di tangan pemerintah desa.

“Karena ini jalan desa, kewenangan ada di kepala desa. Anggaran pembangunan jembatan permanen akan tergantung pada keputusan mereka,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Cianjur Hibahkan Lahan untuk Kantor Kemenhaj, Pembangunan Ditargetkan Mulai Agustus

13 Juli 2026 - 05:28 WIB

Kantor Kemenhaj

Hari Jadi ke-349, Pemkab Cianjur Targetkan Bangkit dari IPM Terendah di Jawa Barat

12 Juli 2026 - 18:35 WIB

Ipm terendah di jawa barat

Momen Saling Suap Tumpeng Warnai Peringatan Hari Jadi Cianjur ke-349

12 Juli 2026 - 16:47 WIB

hari jadi cianjur ke-349

Warga Cibeber Cianjur Tertimpa Rumah Roboh Saat Tidur, Alami Luka di Kepala dan Lengan

12 Juli 2026 - 16:33 WIB

Rumah rusak

Bebas dari Denda Rp150 Juta, PMI Asal Cianjur Ai Juariah Pulang dari Libya Minggu ini

11 Juli 2026 - 22:04 WIB

PMI asal Cianjur Pulang
Trending di Berita