Menu

Mode Gelap
Resmi Berlaku 2 Januari 2026, Inilah Pasal Penting dan Kontroversi dalam KUHP Baru Warga Cianjur Siap-siap, Pemerintah Siapkan Rencana pendaftaran CPNS 2026 hingga 400 Ribu Formasi Menkeu Purbaya Sebut Realisasi Kenaikan Gaji PNS 2026 Bergantung Kondisi Keuangan Negara Menanti Kepastian BSU 2026, Apakah Program Subsidi Upah Akan Berlanjut? Perkuat Birokrasi Modern, BKN Integrasikan Pengelolaan Arsip ASN Digital Melalui DMS dan MyASN Gratis dan Tanpa Antre, Begini Cara Melakukan Skrining BPJS Kesehatan Secara Mandiri

Berita

Pemkab Cianjur Siagakan Alat Berat di Daerah Rawan Bencana

badge-check


					Foto : Antara Perbesar

Foto : Antara

CIANJURTIMES, Cianjur – Sejumlah alat berat akan disiagakan di beberapa titik daerah rawan bencana di Kabupaten Cianjur. Hal ini guna proses penanganan yang cepat ketika terjadi bencana alam seiring tingginya curah hujan melanda sebagian besar wilayah tersebut.

Wakil Bupati Cianjur, Tb Mulyana Syachrudin menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR), dalam penyediaan alat berat untuk penanganan cepat antisipasi bencana.


Ia mengatakan, banyaknya laporan bencana alam yang melanda Cianjur selama satu pekan terakhir menjadi perhatian khusus pihaknya. Terutama dalam melakukan upaya pencegahan dan penanganan cepat.

“Kami sudah instruksikan dinas terkait menyiagakan alat berat di sejumlah titik rawan bencana, terutama wilayah selatan. Dan Kami juga berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Jabar dan pusat yang membidangi jalan nasional guna melakukan penanganan cepat,” katanya, Jumat (29/11/2024).

BACA JUGA : Longsor Sukaresmi, Satu Orang Nyaris Tewas Tertimbun

Dia menjelaskan sejak satu pekan terakhir bencana alam melanda sejumlah kecamatan di Cianjur. Terutama pergerakan tanah yang terjadi di tiga kecamatan Kadupandak, Takokak, dan Pasirkuda, dimana dua kecamatan dilakukan Tanggap Darurat Bencana (TDB).

Karena itu warga di seluruh wilayah rawan bencana diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Terlebih lagi saat hujan turun deras dengan intensitas tinggi seperti saat ini. Ia juga menghimbau warga untuk segera mengungsi jika melihat tanda alam akan terjadi bencana.

“Kami juga sudah meminta BPBD dan dinas terkait mendirikan posko pelayanan selama dua pekan ke depan di dua kecamatan TDB pergerakan tanah di Kecamatan Kadupandak, dan Takokak, dimana sekitar 400 Kepala Keluarga (KK) mengungsi,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Resmi Berlaku 2 Januari 2026, Inilah Pasal Penting dan Kontroversi dalam KUHP Baru

3 Januari 2026 - 09:04 WIB

Kuhp baru

Warga Cianjur Siap-siap, Pemerintah Siapkan Rencana pendaftaran CPNS 2026 hingga 400 Ribu Formasi

3 Januari 2026 - 08:48 WIB

Pendaftaran cpns 2026

Menkeu Purbaya Sebut Realisasi Kenaikan Gaji PNS 2026 Bergantung Kondisi Keuangan Negara

2 Januari 2026 - 09:38 WIB

kenaikan gaji pns 2026

Menanti Kepastian BSU 2026, Apakah Program Subsidi Upah Akan Berlanjut?

2 Januari 2026 - 09:27 WIB

cek bsu bpjs ketenagakerjaan

Perkuat Birokrasi Modern, BKN Integrasikan Pengelolaan Arsip ASN Digital Melalui DMS dan MyASN

2 Januari 2026 - 09:20 WIB

ASN Digital
Trending di Berita