CIANJUR TIMES, Cipanas – Sebuah villa kosong di Kampung Jolok, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, terbakar pada Jumat (31/7/2026) siang. Petugas pemadam kebakaran menduga api berasal dari pembakaran sampah di sekitar bangunan, namun penyebab pastinya masih dalam pendalaman.
Warga yang melihat kepulan asap tebal dari area villa segera melaporkan kejadian tersebut ke Pos Pemadam Kebakaran Cipanas.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Budianto, mengatakan petugas menerima laporan pada pukul 12.25 WIB dan tiba di lokasi sekitar tiga menit kemudian karena jaraknya hanya sekitar satu kilometer dari pos pemadam.
“Petugas menerima laporan pada pukul 12.25 WIB dan tiba di lokasi tiga menit kemudian karena jaraknya hanya sekitar satu kilometer dari pos pemadam,” ujar Budianto.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Menurut Budianto, objek yang terbakar merupakan villa kosong yang kondisinya sudah tidak berpenghuni dan sebagian bangunannya dalam keadaan lapuk.
“Objek yang terbakar merupakan villa kosong dan hampir roboh juga. Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 100 meter persegi, sedangkan sebagian besar bangunan berhasil diselamatkan dari kobaran api,” katanya.
Dugaan Penyebab Kebakaran : Pembakaran Sampah
Ia menjelaskan, dugaan sementara api berasal dari pembakaran sampah di sekitar bangunan. Berdasarkan informasi awal yang petugas terima, terdapat dugaan pembakaran tersebut oleh seseorang yang mengalami gangguan kejiwaan.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari pembakaran sampah, kemudian api merambat ke bangunan villa,” kata Budianto.
Proses pemadaman melibatkan petugas Damkar, relawan pemadam kebakaran, aparat desa, serta warga sekitar. Petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam sepuluh menit hingga api berhasil padam sepenuhnya. Setelahnya petugas memastikan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
“Api berhasil dipadamkan setelah dilakukan penanganan selama kurang lebih satu jam sepuluh menit. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujarnya.
Hingga kini, nilai kerugian materi akibat kebakaran tersebut masih dalam pendataaan petugas bersama pemilik lahan.
“Untuk kerugian materi belum ada. Masih dikoordinasikan dengan anggota di lapangan,” pungkasnya.
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara terbuka tanpa pengawasan karena dapat memicu kebakaran, terutama saat cuaca kering dan angin bertiup kencang di kawasan Cipanas.***










