Menu

Mode Gelap
Jalan Beton Baru di Sukanagara Rusak Diterobos Pengendara, Bupati Cianjur: Sedikit Bersabar, Manfaatnya Bertahun-tahun Bocah 6 Tahun Tenggelam di Sungai Cilaku, Ditemukan Meninggal Setelah Dua Jam Pencarian Dua Bocah SD di Cianjur Sempat Hilang Usai Pulang Sekolah, Polisi Selidiki Dugaan Percobaan Penculikan Desa Cihea Catat Realisasi PBB-P2 Tertinggi di Kecamatan Haurwangi Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Dampingi Pemilihan Ketua RT dan RW di Desa Cihea Kemarau Panjang Landa Cianjur, Ratusan KK Krisis Air Bersih dan Antre Bantuan Tangki Air

Berita

Jalan Beton Baru di Sukanagara Rusak Diterobos Pengendara, Bupati Cianjur: Sedikit Bersabar, Manfaatnya Bertahun-tahun

badge-check

Jalan Beton Baru di Sukanagara Rusak Diterobos Pengendara, Bupati Cianjur: Sedikit Bersabar, Manfaatnya Bertahun-tahun Perbesar

CIANJUR TIMES, Cianjur – Video pengendara sepeda motor yang menerobos jalan beton yang belum mengering di ruas Citiis–Cisokan, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, viral di media sosial. Aksi tersebut menyebabkan permukaan jalan yang baru selesai proses pengecoran mengalami kerusakan dan memicu perhatian masyarakat.

Dalam video yang beredar, jejak ban kendaraan terlihat membekas di permukaan beton yang belum mengeras sempurna. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa ada kendaraan yang melintas saat proses pengerasan beton belum selesai.

Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengaku prihatin dan mengimbau masyarakat agar lebih sabar serta ikut menjaga hasil pembangunan yang biayanya dari uang rakyat.

“Saya menitip pesan ya, kita ingin infrastruktur di Cianjur, baik jalan, jembatan, sekolah, maupun fasilitas lainnya, menjadi baik seluruhnya. Saat ini ikhtiar itu sedang berjalan,” ujar Wahyu.

Ia menegaskan, pembangunan jalan yang Pemkab lakukan untuk kepentingan seluruh masyarakat sehingga setiap tahapan pekerjaan perlu masyarakat hormati agar hasilnya berkualitas dan dapat bertahan lama.

“Jalan ini dari uang rakyat untuk masyarakat manfaatkan bersama. Jika lewat saat beton masih basah, hasil pekerjaan bisa rusak dan harus pekerja pebaiki kembali,” katanya.

Wahyu meminta masyarakat mematuhi rambu maupun pembatas yang terpasang di lokasi proyek. Menurutnya, sedikit bersabar akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi seluruh pengguna jalan.

“Kalau melihat ada jalan yang sedang dicor atau dipasang pembatas, mohon untuk bersabar sebentar. Sedikit menunggu hari ini, manfaatnya bisa dirasakan bertahun-tahun ke depan,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memiliki rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga hasil pembangunan di Kabupaten Cianjur.

“Mari kita sama-sama menjaga hasil pembangunan. Membangun itu penting, tetapi menjaga jalannya, menjaga pembangunannya, menjaga kebersihannya, dan menjaga alamnya bersama-sama juga sangat penting,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat untuk mematuhi pembatas dan rambu di lokasi proyek agar proses pembangunan jalan dapat berjalan lancar dan hasilnya bertahan lama sehingga dapat masyarakat manfaatkan dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bocah 6 Tahun Tenggelam di Sungai Cilaku, Ditemukan Meninggal Setelah Dua Jam Pencarian

31 Juli 2026 - 05:53 WIB

bocah tenggelam di cilaku

Dua Bocah SD di Cianjur Sempat Hilang Usai Pulang Sekolah, Polisi Selidiki Dugaan Percobaan Penculikan

30 Juli 2026 - 08:05 WIB

penculikan

Desa Cihea Catat Realisasi PBB-P2 Tertinggi di Kecamatan Haurwangi

30 Juli 2026 - 06:14 WIB

desa cihea

Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Dampingi Pemilihan Ketua RT dan RW di Desa Cihea

29 Juli 2026 - 18:48 WIB

Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary

Kemarau Panjang Landa Cianjur, Ratusan KK Krisis Air Bersih dan Antre Bantuan Tangki Air

29 Juli 2026 - 17:35 WIB

kemarau
Trending di Berita