CIANJUR TIMES, Cianjur – Pemerintah Desa Cihea resmi membuka Turnamen Sepak Bola Badak Cihea Cup 2026 di Lapang Badak Cihea, Kecamatan Haurwangi, Minggu (19/7/2026). Turnamen yang menjadi pembuka rangkaian Pesta Rakyat Desa Cihea itu turut melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhary KH Abdullah Bin Nuh Cianjur sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan dihadiri Kepala Desa Cihea Supriatna, Camat Haurwangi Yadi Supriyadi. Selain itu turut hadir Ketua KONI Kabupaten Cianjur Beny Rustandi, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para atlet. Tak ketinggalan ratusan warga yang memadati Lapang Badak Cihea.
Selain menjadi ajang kompetisi sepak bola, Badak Cihea Cup 2026 diharapkan mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet muda dari tingkat desa.
Ketua Kelompok 1 KKN IAI Al-Azhary Cianjur, Andika Rajes, mengatakan keikutsertaan mahasiswa dalam pesta rakyat merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan sosial masyarakat melalui olahraga serta pemberdayaan generasi muda.
“Pesta rakyat bukan hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, gotong royong, dan semangat kebersamaan. Melalui Badak Cihea Cup 2026, kami berharap lahir generasi muda yang menjunjung tinggi sportivitas serta mampu mengembangkan potensi olahraga di tingkat desa,” ujar Andika.
Apresiasi untuk Mahasiswa KKN
Kepala Desa Cihea, Supriatna, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN yang ikut membantu menyukseskan penyelenggaraan pesta rakyat. Menurutnya, kolaborasi pemerintah desa, masyarakat, dan perguruan tinggi menjadi modal penting untuk membangun desa yang aktif dan produktif.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Cianjur. Telah ikut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini. Pesta rakyat ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan dan membangun semangat masyarakat melalui olahraga,” katanya.
Camat Haurwangi, Yadi Supriyadi, menilai turnamen tersebut memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui olahraga.
“Olahraga merupakan media yang efektif untuk membangun disiplin, kebersamaan, dan jiwa kompetitif yang sehat. Saya berharap turnamen ini berjalan aman, tertib, menjunjung tinggi sportivitas, serta mampu melahirkan atlet-atlet potensial dari Kecamatan Haurwangi,” ujarnya.

KONI Sambut Baik Turnamen
Ketua KONI Kabupaten Cianjur, Beny Rustandi, juga menyambut baik penyelenggaraan Badak Cihea Cup 2026. Menurutnya, kompetisi tingkat desa menjadi fondasi penting dalam pembinaan atlet sepak bola.
“Kompetisi seperti Badak Cihea Cup merupakan fondasi pembinaan olahraga di daerah. KONI Kabupaten Cianjur mendukung setiap inisiatif yang bertujuan membina atlet sejak usia muda. Mudah-mudahan dari lapangan ini akan lahir pemain-pemain berbakat. Kelak mampu membawa nama Cianjur di tingkat yang lebih tinggi,” tutur Beny.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pembukaan hingga pertandingan perdana dimulai. Ratusan warga memadati Lapang Badak Cihea untuk memberikan dukungan kepada tim peserta. Sekaligus menikmati rangkaian Pesta Rakyat Desa Cihea yang menjadi agenda tahunan pemerintah desa.
Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Cianjur berharap kegiatan olahraga dan pemberdayaan masyarakat dapat terus berkembang di Desa Cihea. Harapannya, sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, perguruan tinggi, dan organisasi olahraga mampu melahirkan atlet muda sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.***










