Menu

Mode Gelap
Pria di Cilaku Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya Kebakaran Baru Muncul di Kawasan Kawah Gunung Gede, Relawan Perkirakan Area Terdampak 5 Hektare Diduga Korsleting Listrik, Masjid dan Madrasah di Sukaluyu Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan Alun-alun Suryakancana Gunung Gede Dua Motor Mahasiswa KKN di Cugenang Cianjur Hilang, Aksi Pelaku Terekam CCTV Polres Cianjur Mulai Salurkan Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Cianjur

Berita

Harga Cabai di Cianjur Tembus Rp120 Ribu Jelang Lebaran 2026, Permintaan Meningkat Tajam

badge-check

ilustrasi Perbesar

ilustrasi

Cianjur Times – Kenaikan harga cabai di Cianjur mulai terasa signifikan menjelang Idulfitri 1447 H. Di sejumlah pasar tradisional, harga cabai bahkan menembus Rp120 ribu per kilogram akibat lonjakan permintaan masyarakat.

Fenomena ini terlihat jelas di Pasar Muka Cianjur, di mana aktivitas jual beli meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir Ramadan.

Kenaikan harga dipicu meningkatnya kebutuhan bumbu dapur untuk hidangan khas Lebaran seperti rendang, opor, dan sambal goreng. Meski stok relatif tersedia, harga di tingkat pengepul sudah lebih dulu naik sehingga berdampak ke harga eceran.

Riyan Mustaqim, salah satu pedagang bumbu, menyebut ada beberapa jenis cabai yang mengalami lonjakan paling signifikan.

“Cabai merah tanjung yang biasanya Rp50 ribu sampai Rp60 ribu, sekarang sudah naik jadi sekitar Rp100 ribu per kilogram,” ujarnya, Kamis (19/3).

Harga Cabai Rawit Domba Tertinggi

Selain cabai merah tanjung, harga cabai keriting dan rawit merah juga ikut naik. Cabai keriting yang sebelumnya di kisaran Rp40 ribu per kilogram kini berada di kisaran Rp70 ribu.

Sementara itu, cabai rawit merah domba menjadi yang termahal, dengan harga mencapai Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram.

Menurut pedagang, kenaikan pada jenis ini sudah terjadi sejak beberapa pekan lalu akibat pasokan yang terbatas.

“Rawit merah memang sudah lama naik. Sampai sekarang masih bertahan di kisaran Rp120 ribu karena barangnya tidak banyak,” jelas Riyan.

Omzet Pedagang Naik Drastis

Meski harga cabai di Cianjur melonjak, aktivitas belanja masyarakat tetap tinggi. Kondisi ini justru berdampak positif bagi pedagang yang mengalami peningkatan omzet signifikan.

Riyan mengaku pendapatannya naik hingga lima kali lipat dibandingkan hari biasa.

“Biasanya omzet sekitar Rp3 juta per hari, sekarang bisa sampai Rp15 juta. Paling banyak dicari tetap cabai dan bawang,” katanya.

Lonjakan ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat masih cukup kuat, terutama untuk kebutuhan pokok menjelang Lebaran.

Harga Bawang Masih Stabil

Berbeda dengan cabai, harga bawang relatif stabil. Bawang merah masih berada di sekitar Rp50 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih berada di kisaran Rp40 ribu.

Stabilnya harga bawang sedikit membantu masyarakat dalam mengatur pengeluaran belanja dapur di tengah kenaikan harga komoditas lainnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pria di Cilaku Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

9 Agustus 2026 - 05:18 WIB

Pria di cilaku

Kebakaran Baru Muncul di Kawasan Kawah Gunung Gede, Relawan Perkirakan Area Terdampak 5 Hektare

8 Agustus 2026 - 15:08 WIB

kebakaran gunung gede

Diduga Korsleting Listrik, Masjid dan Madrasah di Sukaluyu Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

7 Agustus 2026 - 06:44 WIB

masjid terbakar

Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan Alun-alun Suryakancana Gunung Gede

6 Agustus 2026 - 21:29 WIB

alun-alun Suryakancana

Dua Motor Mahasiswa KKN di Cugenang Cianjur Hilang, Aksi Pelaku Terekam CCTV

6 Agustus 2026 - 21:08 WIB

mahasiswa kkn
Trending di Berita