Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Kemendikdasmen Gunakan Tes Kemampuan Akademik Sebagai Instrumen Pemetaan Nasional

badge-check

Kemendikdasmen Gunakan Tes Kemampuan Akademik Sebagai Instrumen Pemetaan Nasional Perbesar

CIANJUR TIMES – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan peran strategis Tes Kemampuan Akademik (TKA). Program ini menjadi instrumen utama untuk memetakan capaian akademik nasional secara akurat. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan hal ini dalam taklimat media di Jakarta.

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik tahun 2025 menyasar jenjang SMA, SMK, MA, dan Paket C. Meskipun bersifat tidak wajib, tingkat partisipasi siswa tercatat sangat luar biasa. Sebanyak 3,56 juta murid dari total 4,1 juta peserta terdaftar mengikuti ujian ini secara nasional.

Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa seluruh proses ujian menggunakan sistem Computer Based Testing (CBT). Sistem ini memastikan ujian berjalan lancar tanpa penggunaan kertas manual. Kendala teknis akibat cuaca ekstrem tetap bisa diatasi melalui mekanisme ujian susulan yang tersedia.

Fungsi Strategis dan Masa Depan TKA

Tes Kemampuan Akademik memiliki tiga fungsi utama bagi sistem pendidikan Indonesia. Fungsi tersebut meliputi pemotretan capaian, dasar perbaikan pembelajaran, serta bagian penilaian komprehensif. Hasil ujian ini tidak menentukan kelulusan siswa secara langsung.

Namun, hasil Tes Kemampuan Akademik dapat menjadi pertimbangan seleksi masuk perguruan tinggi jalur prestasi. Pada tahun depan, pemerintah akan mengintegrasikan ujian ini untuk jenjang SD dan SMP. Program tersebut nantinya akan bersinergi dengan pelaksanaan Asesmen Nasional secara menyeluruh.

Sementara itu, Kepala BSKAP, Toni Toharudin, menyebut Tes Kemampuan Akademik sebagai alat diagnosis yang adil. Penilaian ini menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) yang sangat transparan. Hasilnya dibagi menjadi empat kategori yaitu kurang, memadai, baik, dan istimewa.

Penegakan Integritas dan Sanksi Pelanggaran Ujian

Pemerintah berkomitmen menjaga kredibilitas pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik melalui pengawasan ketat. Inspektur Jenderal Kemendikdasmen, Faisal Syahrul, telah mengantongi nama-nama pihak yang melanggar aturan. Sanksi diberikan secara berjenjang sesuai dengan tingkat kesalahan yang dilakukan peserta.

Selain itu, pelanggaran kategori berat akan mendapatkan sanksi tegas berupa pemberian nilai nol. Langkah ini bertujuan untuk menjaga keadilan bagi seluruh peserta ujian di Indonesia. Kemendikdasmen memastikan upaya kebocoran soal di media sosial tidak berdampak sistemik pada hasil akhir.

Kemudian, data dari asesmen nasional ini akan menjadi dasar perbaikan kurikulum masa depan. Pemerintah ingin meningkatkan kualitas belajar mengajar melalui kebijakan berbasis data yang kuat. Sertifikat hasil ujian akan segera didistribusikan secara berjenjang melalui pemerintah daerah masing-masing.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

HUT ke-19 RSUD Cimacan, Kapasitas Rawat Inap Dikembangkan Jadi 200 Tempat Tidur

19 Okt 2026 - 08:55 WIB

HUT ke-19 RSUD Cimacan, Kapasitas Rawat Inap Dikembangkan Jadi 200 Tempat Tidur

Polisi Amankan 32 Pelajar Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Cibeber Cianjur

17 Okt 2026 - 17:40 WIB

Polisi Amankan 32 Pelajar Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Cibeber Cianjur

Aliansi BEM Cianjur dan Polres Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Haurwangi

16 Okt 2026 - 15:45 WIB

Aliansi BEM Cianjur dan Polres Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Haurwangi

Ngerayap Community Indonesia Gelar Aksi Bersih Masjid dan Santunan di Cianjur

16 Okt 2026 - 14:00 WIB

Ngerayap Community Indonesia Gelar Aksi Bersih Masjid dan Santunan di Cianjur

Nelayan Cidaun Cianjur Hilang saat Melaut, Tim SAR Lakukan Pencarian

15 Okt 2026 - 20:46 WIB

Nelayan Cidaun Cianjur Hilang saat Melaut, Tim SAR Lakukan Pencarian
Trending di Berita