Menu ✖

Mode Gelap
Disdikpora Cianjur Catat 921 Lulusan SMP Tak Lanjut Pendidikan Formal NCI dan MBM Mulai Gerakan Bersih Masjid di Cianjur, Masjid Al Hadi Jadi Lokasi Perdana Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

Berita

Waspada Hoax! Kabar Pembukaan Pendakian Gunung Gede Pangrango 5 November Dibantah TNGGP

badge-check

Waspada Hoax! Kabar Pembukaan Pendakian Gunung Gede Pangrango 5 November Dibantah TNGGP Perbesar

CIANJUR TIMES – Calon pendaki Gunung Gede Pangrango perlu untuk waspada. Kabar yang beredar di media sosial mengenai pembukaan kembali pendakian Gunung Gede pada 5 November 2025 merupakan informasi bohong atau hoax. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) menegaskan bahwa jalur pendakian masih tutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Humas BBTNGGP, Agus Deni, membantah keras video viral yang menyebutkan pendaki sudah bisa mendaftar dan mendaki pada tanggal 5, 6, dan 7 November.

“Kami pastikan itu informasi bohong. Pendakian Gunung Gede belum dibuka pada 5 November 2025. Belum ada pengumuman resmi kapan pendakian kembali dibuka,” kata Agus Deni, Senin (3/11/2025).

Alasan Penutupan dan Prosedur Resmi

Sebelumnya, pemberlakuan penutupan jalur pendakian lantaran beberapa alasan, termasuk penumpukan sampah dan kebutuhan perbaikan pengelolaan kawasan. BBTNGGP menekankan bahwa proses evaluasi dan perbaikan masih berlangsung.

Agus Deni meminta para pendaki untuk bersabar dan menunggu pengumuman resmi dari otoritas taman nasional.

“Tunggu informasi resmi saja pembukaan pendakian. Jangan percaya dengan informasi yang belum pasti,” imbaunya. Pengumuman resmi hanya akan muncul melalui website ataupun akun media sosial resmi Balai Besar TNGGP.

Ancaman Sanksi Bagi Pendaki Ilegal

BBTNGGP juga menegaskan akan bertindak tegas terhadap siapapun yang mencoba memaksakan naik selama masa penutupan. Calon pendaki yang membandel dan tetap memaksakan diri naik akan masuk kategori pendaki ilegal dan terancam sanksi.

“Kalau tetap membandel, tentu akan ada petugas di lapangan. Karena statusnya menjadi pendaki ilegal. Kami akan tingkatkan juga pengawasan untuk menegah ada yang naik selama penutupan,” pungkas Agus Deni.

Pihak taman nasional akan memperketat pengawasan di seluruh titik masuk untuk memastikan tidak ada aktivitas pendakian Gunung Gede ilegal demi keselamatan pendaki dan pemulihan ekosistem.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Disdikpora Cianjur Catat 921 Lulusan SMP Tak Lanjut Pendidikan Formal

3 Oktober 2026 - 04:16 WIB

sekolah

NCI dan MBM Mulai Gerakan Bersih Masjid di Cianjur, Masjid Al Hadi Jadi Lokasi Perdana

1 Oktober 2026 - 13:24 WIB

NCI

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community
Trending di Berita