Menu

Mode Gelap
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess Pilkades Digital Cianjur Digelar 18 Oktober di 47 Desa, Anggaran Rp2,5 Miliar

Berita

Ratusan Wisatawan Cianjur Terlantar di Pangandaran, Travel Akui Kesalahan

badge-check

Suasana saat ratusan wisatawan asal Cianjur terlantar di kawasan wisata Pantai Pangandaran pada Minggu (26/10/2025) pagi. (Foto : TribunJabar) Perbesar

Suasana saat ratusan wisatawan asal Cianjur terlantar di kawasan wisata Pantai Pangandaran pada Minggu (26/10/2025) pagi. (Foto : TribunJabar)

CIANJUR TIMES – Ratusan wisatawan Cianjur terlantar di kawasan Pantai Pangandaran, Jawa Barat, pada Minggu (26/10/2025). Mereka mengalami kendala check-in di sejumlah hotel akibat pihak biro perjalanan belum menyelesaikan pembayaran akomodasi.

Suasana di sekitar kawasan wisata sempat ramai karena sebagian wisatawan harus menunggu berjam-jam di luar penginapan. Dari total sekitar 2.400 peserta rombongan, sedikitnya 150 orang tidak bisa langsung menempati kamar yang sudah mereka pesan.

Setelah melalui komunikasi antara pihak hotel dan biro perjalanan, para wisatawan akhirnya mendapat izin untuk menginap malam itu. Hotel memberikan kebijakan khusus agar para peserta tidak perlu mencari penginapan lain, meski proses administrasi belum tuntas sepenuhnya.

Travel Daun Sampaikan Permintaan Maaf

Dikutip dari TribunJabar, perwakilan Travel Daun, Solihin, menyampaikan penyesalan mendalam atas kejadian yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi peserta perjalanan. Ia mengatakan bahwa kendala terjadi karena miskomunikasi internal dan keterlambatan administrasi dalam proses pelunasan pembayaran kepada sejumlah penginapan.

“Kami sangat mohon maaf yang sebenar-benarnya kepada semua pihak terkait kejadian ini,” ujar Solihin di Pangandaran, Minggu (26/10/2025) malam.

Solihin menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menghindari tanggung jawab. Ia berjanji akan menuntaskan seluruh pembayaran maksimal pada 10 November 2025.

“Kami akan menyelesaikan pembayaran maksimal pada 10 November 2025. Kami mengakui kesalahan sepenuhnya ada di pihak kami,” katanya.

Pihak Penginapan Akui Pembayaran Baru Uang Muka

Dari pihak penginapan, Dandi menjelaskan bahwa biro travel baru membayar uang muka, sementara sisa pembayaran belum sama sekali pihaknya terima.

“Kami hanya menerima DP. Sisanya sampai sekarang belum dibayar. Kalau dijumlahkan dari seluruh penginapan itu sekitar Rp 24 juta,” ujarnya.

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, kerja sama antara pihak travel dan hotel perlu ada pengelolaan lebih baik agar kenyamanan para wisatawan tetap terjamin.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community

15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

2 September 2026 - 21:43 WIB

lahan terbakar

Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess

2 September 2026 - 13:08 WIB

Pembunuhan peternakan ayam
Trending di Berita