Menu

Mode Gelap
Unik, Warga Cianjur Cukup Baca Pancasila untuk Dapat Pengobatan Gratis Usai Kemarau Panjang, BPBD Cianjur Ingatkan Warga Waspadai Longsor dan Banjir DPRD Cianjur Raih Peringkat II Nasional Pengelolaan JDIHN Kategori DPRD Kabupaten Dari Cianjur, Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Kabupaten Jabar, Target Swasembada 2029 50 Paskibraka Cianjur Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Hari ke-10, Kebakaran Gunung Gede Padam, Petugas Masih Temukan 7 Titik Asap

Berita

Posko PMI Cianjur Tangani 12 Kecelakaan Pemudik, Mayoritas Pengendara Motor Kelelahan

badge-check

Ketua PMI Cianjur, Ahmad Fikri. (Foto : Vito/cianjurtimes.com) Perbesar

Ketua PMI Cianjur, Ahmad Fikri. (Foto : Vito/cianjurtimes.com)

Cianjur, Cianjurtimes.com – Posko pelayanan kesehatan Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Cianjur telah merespons 12 insiden kecelakaan sejak awal pembukaan pada 27 Maret 2024, hingga H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri. Ketua PMI Kabupaten Cianjur, Ahmad Fikri, mengungkapkan bahwa empat posko strategis berada di titik-titik rawan kecelakaan.

“Kami mendirikan posko di Alun-alun Sindangbarang, Gekbrong, Bundaran Tugu Gentur, dan Perempatan Tugu Pramuka,” jelas Fikri pada Jumat (28/3/2024).

Dari 12 insiden tersebut, sekitar 80% melibatkan pemudik. Total 22 korban tercatat, dengan rincian 11 orang mengalami luka ringan, 9 luka sedang, dan 2 luka berat. Beberapa korban bahkan harus mendapat rujukan ke rumah sakit setempat.

Fikri mencatat, sebagian besar kecelakaan merupakan kecelakaan tunggal akibat pemudik kelelahan dan kurang mengenal medan. Kondisi jalan yang kurang baik, terutama di malam hari, turut menjadi faktor penyebab.

“Banyak pengendara roda dua yang kelelahan. Beberapa ruas jalan masih dalam kondisi rusak atau memiliki tambalan yang tinggi, terutama berbahaya di malam hari,” tambahnya.

PMI mengimbau pemudik untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan dan tidak memaksakan diri. Ia menyarankan pemudik memanfaatkan rest area yang tersedia, seperti di jalur Puncak hingga Haurwangi.

“Hindari mengemudi dengan kecepatan tinggi, terutama saat memasuki wilayah perkotaan yang rawan kepadatan, seperti Pasar Cipanas, Ciranjang, Gekbrong, dan Warungkondang,” imbaunya.

Fikri mengapresiasi penurunan angka kecelakaan sebesar 30-40% dibandingkan tahun lalu, di mana tercatat sekitar 50 insiden.

“Tahun ini, hingga H-3, hanya 12 kecelakaan terjadi. Tahun lalu, hampir setiap hari ada kecelakaan, bahkan belasan dalam sehari,” ungkapnya. “Banyak kecelakaan tunggal terjadi akibat pemudik mengantuk saat berkendara.”

Ia kembali mengingatkan pemudik untuk memanfaatkan rest area dan berhati-hati, terutama dengan kondisi cuaca yang diperkirakan masih akan hujan hingga awal April.

“Utamakan keselamatan, bukan kecepatan,” pungkasnya.(vito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Unik, Warga Cianjur Cukup Baca Pancasila untuk Dapat Pengobatan Gratis

20 Agustus 2026 - 17:37 WIB

Pengobatan Gratis

Usai Kemarau Panjang, BPBD Cianjur Ingatkan Warga Waspadai Longsor dan Banjir

20 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Bencana di cianjur

DPRD Cianjur Raih Peringkat II Nasional Pengelolaan JDIHN Kategori DPRD Kabupaten

20 Agustus 2026 - 08:26 WIB

jdihn

Dari Cianjur, Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Kabupaten Jabar, Target Swasembada 2029

19 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bawang putih cianjur

50 Paskibraka Cianjur Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Bendera Merah Putih

16 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Paskibraka cianjur
Trending di Berita