Menu

Mode Gelap
Sinergi KKN IAI Al-Azhary dan Warga Rawasalak Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Bojongpicung Tiga Maling Motor Terekam CCTV, Honda Beat Milik Petani Raib di Bojongpicung Cianjur Perumdam Tirta Mukti Luncurkan Air Minum Kemasan Bersertifikat SNI Rumah dan Pondok Pesantren di Bojongpicung Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta Disbudpar Cianjur Catat Retribusi Wisata Cibodas Capai Rp500 Juta, Naik 100 Persen dari Tahun Lalu Bunga Edelweiss Dikelilingi Sampah Plastik, BBTNGGP Siapkan Operasi Bersih di Alun-Alun Suryakencana

Berita

Jembatan Ciwalen Sukaresmi Ambruk, Ribuan Warga Terisolasi Akibat Luapan Sungai

badge-check

Jembatan Ciwalen Sukaresmi Ambruk, Ribuan Warga Terisolasi Akibat Luapan Sungai Perbesar

Sukaresmi, cianjurtimes.com – Akses vital bagi ribuan warga di Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, terputus setelah jembatan penghubung utama ambruk akibat luapan Sungai Ciwalen pada Senin malam (3/3/2025). Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari menyebabkan debit air sungai meningkat drastis, menggerus fondasi jembatan hingga akhirnya roboh sekitar pukul 22.00 WIB.

Budiyanto, Kepala Desa Ciwalen, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi menjadi penyebab utama ambruknya jembatan.

“Hujan deras yang berlangsung sejak pukul 15.00 WIB hingga malam hari mengakibatkan luapan air sungai yang kuat, menggerus fondasi jembatan dan menyebabkan kerusakan parah,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, mobilitas warga di Kampung Cibogo, Cisentul, dan Cinangka, yang mencakup RW 11 dan RW 13, terhambat total. Jembatan yang ambruk merupakan akses utama bagi sekitar 2.850 jiwa atau 950 kepala keluarga.
“Jembatan ini adalah jalur penting bagi warga untuk beraktivitas sehari-hari. Dengan putusnya jembatan, aktivitas warga menjadi terganggu,” tambah Budiyanto.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dampak yang masyarakat rasakan sangat signifikan. Aktivitas ekonomi dan sosial warga terhambat karena akses transportasi terputus. Pihak desa telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur dan pemerintah daerah untuk segera mencari solusi.

Sebagai langkah awal, warga diimbau untuk tidak melintasi area jembatan yang ambruk. Pihak desa juga telah memasang pembatas di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk sementara waktu, pengguna kendaraan roda empat harus melalui jalur alternatif Puncak Simun atau Puncak Kana-Cinangka.


“Kami mengimbau warga yang menggunakan jalur alternatif untuk berhati-hati karena kondisi jalan yang curam,” kata Budiyanto.

Pemerintah desa dan pihak terkait berupaya secepatnya mencari solusi untuk membangun jembatan darurat atau memperbaiki jembatan yang ambruk. Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam, terutama di musim hujan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sinergi KKN IAI Al-Azhary dan Warga Rawasalak Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Bojongpicung

26 Juli 2026 - 18:41 WIB

KKN IAI Al-Azhary

Tiga Maling Motor Terekam CCTV, Honda Beat Milik Petani Raib di Bojongpicung Cianjur

25 Juli 2026 - 22:21 WIB

maling motor di Bojongpicung

Perumdam Tirta Mukti Luncurkan Air Minum Kemasan Bersertifikat SNI

25 Juli 2026 - 08:27 WIB

air minum tirta mukti

Rumah dan Pondok Pesantren di Bojongpicung Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta

25 Juli 2026 - 07:45 WIB

kebakaran di bojongpicung

Disbudpar Cianjur Catat Retribusi Wisata Cibodas Capai Rp500 Juta, Naik 100 Persen dari Tahun Lalu

24 Juli 2026 - 18:27 WIB

kunjungan ke kebun raya cibodas
Trending di Berita