Menu

Mode Gelap
Ojol dan Satlantas Polres Cianjur Gagalkan Pelarian Honda Brio Diduga Hasil Penggelapan Harga BBM Pertamina dan Swasta Kompak Turun, Berikut Daftar Lengkap per 20 Juli 2026 Lima Truk Tangki Air Bersih Siap Layani 14 Kecamatan Terdampak Kekeringan di Cianjur Polisi Gagalkan Tawuran Pelajar di Cibeber, Dua Siswa SMP Diamankan, Satu Bawa Sajam Kemarau Panjang Paksa Petani Cianjur Rogoh Rp100 Ribu per Lima Jam untuk Sedot Air Kolaborasi Digimom dan Battuta Kids Gelar Digiloka Kids Festival, Edukasi Anak Hadapi Era Digital

Berita

IGD RSUD Cimacan Overkapasitas, Manajemen Usulkan Pembangunan Gedung Baru

badge-check


					IGD RSUD Cimacan Overkapasitas, Manajemen Usulkan Pembangunan Gedung Baru Perbesar

CIANJUR TIMES, Cipanas – Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cimacan mengalami kelebihan kapasitas akibat lonjakan jumlah pasien dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut membuat sebagian pasien sempat mendapat perawatan di area lorong karena seluruh tempat tidur di ruang IGD terisi penuh.

Direktur Utama RSUD Cimacan, Cok Gd Agung Dharma Putra, mengatakan peningkatan jumlah kunjungan pasien membuat kapasitas ruang kegawatdaruratan yang ada saat ini tidak lagi sebanding dengan kebutuhan pelayanan masyarakat. Khususnya di wilayah Cianjur utara.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien.

BACA JUGA : RSUD Cimacan Sembelih Satu Sapi dan Sembilan Kambing pada Idul Adha 2026

“Ini menjadi pekerjaan rumah (PR), tentunya dibutuhkan gedung baru untuk IGD,” kata Cok Gd Agung Dharma Putra, Minggu (7/6/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan gedung IGD baru dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi kepadatan pasien yang terus terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama bagi manajemen rumah sakit untuk merealisasikan rencana tersebut.

Sebagai rumah sakit berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), kata dia, kemampuan pembiayaan RSUD Cimacan masih terfokus pada kebutuhan operasional, pengadaan obat-obatan, serta pelayanan kesehatan sehari-hari.

“Kalau dari BLUD tentunya tidak cukup anggarannya, sehingga harus dibantu Pemkab Cianjur,” ujarnya.

Pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Cianjur dapat memberikan dukungan anggaran guna merealisasikan pembangunan fasilitas IGD yang lebih representatif.

RSUD Cimacan Tambah Kapasitas Tempat Tidur

Sambil menunggu kepastian terkait pembangunan gedung baru, manajemen RSUD Cimacan melakukan sejumlah langkah untuk mengurangi kepadatan di ruang IGD. Salah satunya dengan menambah kapasitas tempat tidur rawat inap agar proses pemindahan pasien dari ruang observasi ke ruang perawatan dapat berjalan lebih cepat.

Saat ini RSUD Cimacan memiliki sekitar 170 tempat tidur dan tengah menambah 20 tempat tidur baru secara bertahap guna meningkatkan kapasitas pelayanan.

“Sedang proses menaikkan jumlah bed atau tempat tidur, kami tambah 20 bed yang sekarang berjumlah 170,” ujar Cok.

Pihaknya berharap dengan menambahan kapasitas tempat tidur tersebut dapat membantu mengurangi antrean pasien di ruang IGD sembari menunggu realisasi pembangunan gedung baru.

Pihak RSUD Cimacan berharap usulan pembangunan gedung IGD baru dapat menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Cianjur. Hal ini karena mengingat tingginya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Cianjur utara dan sekitarnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ojol dan Satlantas Polres Cianjur Gagalkan Pelarian Honda Brio Diduga Hasil Penggelapan

21 Juli 2026 - 06:24 WIB

Satlantas Polres

Harga BBM Pertamina dan Swasta Kompak Turun, Berikut Daftar Lengkap per 20 Juli 2026

20 Juli 2026 - 21:31 WIB

Harga BBM Pertamina

Lima Truk Tangki Air Bersih Siap Layani 14 Kecamatan Terdampak Kekeringan di Cianjur

20 Juli 2026 - 20:54 WIB

kekeringan di cianjur

Polisi Gagalkan Tawuran Pelajar di Cibeber, Dua Siswa SMP Diamankan, Satu Bawa Sajam

20 Juli 2026 - 19:25 WIB

tawuran pelajar

Kemarau Panjang Paksa Petani Cianjur Rogoh Rp100 Ribu per Lima Jam untuk Sedot Air

20 Juli 2026 - 10:33 WIB

kemarau panjang
Trending di Berita