Cianjur Times – Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur bersama petugas gabungan meningkatkan pengawasan terhadap maraknya juru parkir ilegal selama bulan suci Ramadan. Langkah tegas ini menyasar fenomena Parkir Liar di Cianjur yang kerap muncul di jalur-jalur protokol, terutama pada titik pusat keramaian pedagang takjil menjelang waktu berbuka puasa.
Kepala Dinas Perhubungan Cianjur, Aris Haryanto, menjelaskan bahwa kehadiran juru parkir tidak resmi ini memperparah kesemrawutan lalu lintas di sekitar bazar musiman. Petugas memberikan perhatian khusus pada penggunaan bahu jalan yang beralihfungsi menjadi lahan parkir tanpa izin.
“Kami melakukan pengawasan dan pengarahan selama bulan puasa pada juru parkir agar selalu tertib dan mematuhi aturan atau ditertibkan petugas. Karena kami tidak akan membiarkan praktik parkir liar di Cianjur mengganggu arus lalulintas,” tegas Aris pada Jumat (27/2).
Penertiban Gabungan Demi Kelancaran Lalu Lintas
Banyaknya temuan penggunaan badan jalan sebagai lahan parkir memicu potensi kemacetan parah serta membahayakan keselamatan pengguna jalan. Merespons kondisi tersebut, Dinas Perhubungan menggandeng Satpol PP Cianjur, TNI, serta Polri untuk melakukan penertiban secara terpadu di lapangan.
Petugas tidak segan memberikan tindakan tegas mulai dari teguran hingga sanksi lainnya sesuai peraturan yang berlaku. Aris menekankan bahwa kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas selama bulan puasa menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Pengawasan terpadu agar suasana puasa di Cianjur tetap aman, nyaman, dan tertib. Terutama di pusat keramaian yang menjadi lokasi favorit warga berburu takjil,” tambahnya.
Titik Pengawasan dan Larangan Pemaksaan Tarif
Meskipun saat ini belum ada sanksi hukum berat, Dinas Perhubungan meminta para juru parkir untuk turut membantu mengatur kelancaran arus kendaraan. Aris juga mengingatkan para juru parkir agar tidak memaksa pengendara membayar tarif tertentu secara sepihak. Hal ini, karena tindakan pemaksaan dapat berujung pada jeratan hukum pidana.
Personel gabungan kini telah bersiaga di sejumlah ruas jalan utama, mulai dari Jalan Siliwangi, Mangunsarkoro. Lalu, di Jalan Suroso, hingga Jalan KH Abdullah Bin Nuh. Kehadiran petugas di lokasi-lokasi tersebut bertujuan untuk memastikan antrean kendaraan tidak menyebabkan kemacetan total. Selain itu tentunya untuk menekan angka parkir liar di Cianjur.
Langkah patroli rutin dari sore hingga malam hari ini diharapkan mampu menjaga ketertiban kota. Dengan adanya pengawasan intensif, diharapkan aktivitas ekonomi warga di pusat jajanan takjil tetap berjalan lancar tanpa mengorbankan kepentingan pengguna jalan lainnya.***




















