Menu

Mode Gelap
Rayakan Keberagaman, Momentum Tahun Baru Imlek 2026 di Cianjur Jadi Simbol Toleransi Solidaritas Musisi Nasional, Konser Amal Moonlight Cafe Galang Dana Belasan Juta Kecelakaan di Cidaun, Mobil Suzuki Aerio Tabrak Deretan Motor dan Pick Up Kawal Demokrasi, Aliansi BEM Cianjur Tolak Wacana Pilkada Tertentu Surga Pecinta Daging, Ini Rekomendasi Sate Maranggi Cianjur Paling Populer Transparan dan Sistematis, Begini Alur Medical Check Up di RSUD Cimacan

Berita

Rayakan Keberagaman, Momentum Tahun Baru Imlek 2026 di Cianjur Jadi Simbol Toleransi

badge-check


					Suasana jemaat Vihara Bhumi Pharsjia saat beribadah pada malam Tahun Baru Imlek 2026/2577, Senin 16/2/2026). (Foto : cianjur Times/Ario Rosmana) Perbesar

Suasana jemaat Vihara Bhumi Pharsjia saat beribadah pada malam Tahun Baru Imlek 2026/2577, Senin 16/2/2026). (Foto : cianjur Times/Ario Rosmana)

CIANJUR TIMES – Suasana penuh kedamaian mewarnai persiapan jemaat di Vihara Bhumi Pharsjia saat menyambut pergantian tahun pada Senin (16/2/2026). Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Cianjur ini terasa spesial karena kehadiran tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Kehadiran perwakilan dari enam agama tersebut membuktikan bahwa Cianjur konsisten menjaga kerukunan antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakatnya.

Pihak kepolisian bersama jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan dengan lancar dan aman. Penjagaan ketat di sekitar Vihara Bhumi Pharsjia menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kemerdekaan beribadah bagi setiap warga. Sinergi ini sekaligus menjadi bukti bahwa toleransi di Cianjur telah menyentuh tingkat implementasi yang nyata, bukan sekadar teori semata.

Foto : Cianjur Times/Ario Rosmana

Sinergi Lintas Agama Kawal Ibadah Jemaat

Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, menyatakan rasa syukur atas terciptanya situasi kondusif menjelang perayaan besar ini. Ia mengapresiasi keaktifan pengurus FKUB yang hadir secara lengkap untuk memberikan dukungan moral bagi jemaah vihara. Menurutnya, pemandangan ini menjadi potret ideal yang seharusnya terjadi di seluruh wilayah Indonesia guna memperkokoh persatuan nasional.

“Harapannya adalah bahwa Cianjur dapat menjadi contoh kabupaten atau wilayah lain di Indonesia untuk tingkat kerukunannya,” ujar AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi saat meninjau situasi.

Ia mengaku terkesan dengan suasana hangat yang tercipta di dalam ruang ibadah.

“Tadi saya di dalam bertemu dengan para jemaat, bertemu juga dengan forum kerukunan umat beragama, dan puji Tuhan, puji syukur, alhamdulillah, semuanya mencerminkan kerukunan,” tambahnya.

Kemudian, mengenai teknis keamanan Tahun Baru Imlek 2026 di Cianjur, ia memastikan pengerahan personel secara optimal.

“Sepertiga kekuatan kami amankan, hampir sekitar 50 orang kami amankan di sini, dan insyaallah sampai malam, sampai besok nanti pergantian tahun kita dapat menikmati pergantian tahun Imlek 2577 dengan lancar,” tegasnya.

Persiapan Berdoa dan Rencana Cap Go Meh Saat Ramadan

Ketua Yayasan Vihara Bhumi Pharsjia, Uun Setiawan, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini mengedepankan kesederhanaan dan penguatan sisi sosial dengan tema “Harmony Imlek Nusantara”.

Jemaat yang berjumlah ratusan orang difokuskan pada kegiatan doa bersama guna menyongsong tahun Shio Kuda Api yang diharapkan membawa kemajuan bagi ekonomi daerah. Hal unik terjadi pada rencana perayaan Cap Go Meh tahun ini yang jatuh bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

“Kita persiapannya cuma acara berdoa, sembayan, sederhana,” kata Uun Setiawan menjelaskan rangkaian acara di vihara.

Sementara itu, Terkait pemaknaan Shio kuda api, ia mengajak masyarakat tetap optimistis menghadapi tantangan ke depan.


“Kalau shio kuda itu kita optimis lah, bisa lebih maju,” tuturnya.

Mengenai perayaan penutup atau Cap Go Meh, pihak yayasan telah berkoordinasi dengan FKUB agar pelaksanaannya menghormati umat Islam yang sedang berpuasa.

“Kita pendapat dari FKUB, dari Pak Kapores juga sebaiknya sore aja. Jadi nanti hiburan buat orang berbuka atau gimana? Kita pendapat dari FKUB, pas waktu acara berbuka. Lebih sorean lah,” pungkasnya seraya berharap agenda ini bisa menjadi hiburan warga saat menunggu waktu berbuka puasa.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Solidaritas Musisi Nasional, Konser Amal Moonlight Cafe Galang Dana Belasan Juta

16 Februari 2026 - 15:25 WIB

konser amal moonlight cafe

Kecelakaan di Cidaun, Mobil Suzuki Aerio Tabrak Deretan Motor dan Pick Up

15 Februari 2026 - 21:09 WIB

Kecelakaan di Cidaun

Kawal Demokrasi, Aliansi BEM Cianjur Tolak Wacana Pilkada Tertentu

15 Februari 2026 - 18:28 WIB

Aliansi BEM Cianjur

Surga Pecinta Daging, Ini Rekomendasi Sate Maranggi Cianjur Paling Populer

14 Februari 2026 - 20:40 WIB

sate maranggi cianjur

Transparan dan Sistematis, Begini Alur Medical Check Up di RSUD Cimacan

14 Februari 2026 - 20:22 WIB

medical check up di rsud cimacan
Trending di Berita