CIANJUR TIMES – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang kerap mengguyur kawasan Puncak tidak menyurutkan minat wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata alam Sevillage di Cianjur. Selama momen libur panjang (long weekend) pertengahan Januari 2026, tingkat kunjungan justru terpantau sangat ramai, terutama oleh rombongan yang mengadakan acara gathering. Kesetiaan pengunjung terlihat dari kesabaran mereka menunggu hujan reda demi bisa menikmati berbagai wahana luar ruangan.
Pihak manajemen mencatat bahwa tren kunjungan tetap stabil dan positif meski faktor cuaca menjadi tantangan utama. Strategi promosi melalui platform digital dan penyediaan fasilitas pendukung di lapangan menjadi kunci utama Sevillage dalam menjaga kepuasan pengunjung di tengah musim penghujan.

Okupansi Penginapan Mencapai Kapasitas Maksimal
Marketing Wisata Alam Sevillage, M. Supriadi, mengungkapkan bahwa seluruh unit penginapan selalu habis dipesan setiap akhir pekan di bulan Januari. Untuk periode tanggal 16 hingga 17 Januari, status penginapan sudah terisi penuh (full booked), sementara untuk hari Minggu (18/1/2026) hanya tersisa sedikit unit. Ketersediaan promo tahun baru yang masih berlanjut turut mendongkrak minat wisatawan untuk bermalam di kawasan tersebut.
“Kunjungan Alhamdulillah long weekend ini full dan ramai apalagi rombongan yang gathering. Untuk Penginapan 16-17 Januari itu sampai full booked, besok pun hanya tersisa 10 unit,” ujar M. Supriadi saat memberikan keterangan pada Sabtu (17/1/2026).
Ia menambahkan bahwa kemitraan dengan platform seperti Tiket.com cukup efektif menyedot pengunjung lewat berbagai promo menarik.
Antisipasi Cuaca dan Tips Pembelian Tiket di Sevillage
Menghadapi tantangan hujan, manajemen wisata alam Sevillage di Cianjur menyediakan fasilitas tambahan berupa payung dan jas hujan agar pelayanan tetap optimal.
Meskipun wahana permainan sempat terkendala saat hujan turun, pengunjung tetap antusias mengantre hingga cuaca kembali cerah. Pihak pengelola juga sangat responsif dalam menanggapi setiap masukan dari wisatawan guna menjaga tingkat kepuasan yang tinggi.
“Walaupun hujan kerap datang, wahana masih tetap ditunggu pengunjung. Bahkan pengunjung bersabar menunggu hujan reda,” jelas Supriadi.
Namun, sebagai bentuk kepedulian terhadap kenyamanan konsumen, manajemen menyarankan agar pengunjung tidak membeli tiket terusan saat cuaca buruk.
“Kami tidak menyarankan menggunakan tiket terusan, dikhawatirkan tidak terpakai ketika cuaca yang kurang mendukung. Jadi kalau mau lebih baik beli di lokasi sesuai dengan kondisi cuaca nantinya,” pungkasnya.***












