Menu

Mode Gelap
Smooth navigation turns the search for the best online casino into pure fun Test Post Created Waiting for your winnings to arrive feels different when speed is the real game-changer Test Post Created Test Post Created Test Post Created

Berita

Masalah Kunci Stang, Tukang Parkir Cekcok dan Pukul Pemasok Telur di Puncak

badge-check

Masalah Kunci Stang, Tukang Parkir Cekcok dan Pukul Pemasok Telur di Puncak Perbesar

CIANJUR TIMES – Seorang juru parkir berinisial E (30) terlibat keributan dengan pemasok telur di kawasan Puncak, Cianjur. Insiden Tukang Parkir Cekcok ini dipicu oleh masalah sepele terkait sepeda motor yang dikunci stang. Akibat aksi pemukulan tersebut, pelaku sempat dikepung massa sebelum akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian.

Insiden ini terjadi pada Sabtu siang saat korban berinisial H (28) sedang mengantarkan pesanan telur. Lokasi kejadian berada di kawasan Rest Area Segar Alam yang sedang ramai pengunjung. Pelaku merasa kesal karena korban mengunci stang motornya sehingga menyulitkan pengaturan posisi kendaraan lain.

“Awalnya dari cekcok karena parkir, kemudian terjadi tindak kekerasan. Korban merupakan supplier telur dan pelakunya juru parkir,” ucap Kapolsek Pacet, AKP Amir Said, Minggu (28/12/2025).

Pelaku Sempat Hampir Mendapat Amukan Massa

Warga yang melihat aksi penganiayaan tersebut langsung bereaksi dan berusaha mengepung pelaku di lokasi. Beruntung, petugas kepolisian yang berjaga di pos pengamanan segera bertindak cepat. Kejadian Tukang Parkir Cekcok yang berujung kekerasan ini sempat viral melalui rekaman video di media sosial.

Polisi mengevakuasi pelaku ke Mapolsek Pacet guna menghindari amuk massa yang terus bertambah. Korban mengalami pemukulan di bagian kepala dan dada hingga terjatuh saat kejadian berlangsung. Petugas memastikan situasi di lokasi kembali kondusif setelah pelaku berhasil polisi bawa pergi dari kerumunan warga.

“Pelaku sempat kami amankan sementara di Pos Pengamanan, tapi kemudian pindah ke Mapolsek karena massa terus bertambah,” jelas AKP Amir Said.

Kasus Berakhir Damai dengan Syarat Pemecatan

Pihak kepolisian kemudian memfasilitasi proses mediasi antara korban dan pelaku di Mapolsek Pacet. Dalam pertemuan tersebut, korban sepakat untuk tidak menempuh jalur hukum pidana. Namun, korban memberikan syarat agar peristiwa Tukang Parkir Cekcok ini berujung pada pemberhentian kerja pelaku.

Pihak pengelola kawasan Rest Area Segar Alam menyetujui persyaratan tersebut demi keamanan bersama. Pelaku resmi mendapat pemberhentian dari pekerjaannya sebagai bentuk sanksi atas tindakan kekerasan yang ia lakukan. Polisi mengimbau masyarakat agar selalu mengedepankan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan perselisihan di tempat umum.

“Semalam langsung mediasi, dari korban tidak akan membuat laporan polisi dengan syarat juru parkir tersebut diberhentikan. Dan dari pihak pengelola sudah menyanggupinya. Jadi masalah tersebut selesai melalui mediasi,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Smooth navigation turns the search for the best online casino into pure fun

24 Juli 2026 - 12:29 WIB

Test Post Created

24 Juli 2026 - 12:29 WIB

Waiting for your winnings to arrive feels different when speed is the real game-changer

24 Juli 2026 - 11:57 WIB

Test Post Created

24 Juli 2026 - 11:57 WIB

Test Post Created

24 Juli 2026 - 10:50 WIB

Trending di Berita