Menu

Mode Gelap
Diduga Korsleting Listrik, Masjid dan Madrasah di Sukaluyu Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan Alun-alun Suryakancana Gunung Gede Dua Motor Mahasiswa KKN di Cugenang Cianjur Hilang, Aksi Pelaku Terekam CCTV Polres Cianjur Mulai Salurkan Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Cianjur Kunker ke Cianjur, Cak Imin Luncurkan Gerakan 10 Ribu MCK dan Lepas 357 PMI “Mari Berselingkuh”, Cara Kreatif Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary dan Warga Cihea Jaga Lingkungan

Berita

Cianjur Optimistis UHC Prioritas Berlaku Juli 2025, Butuh 350 Ribu Peserta JKN Aktif

badge-check

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cinajur, dr. Yusman Faisal. (Foto : cianjurtimes.com/Ario) Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cinajur, dr. Yusman Faisal. (Foto : cianjurtimes.com/Ario)

Cianjur Times – Pemerintah Kabupaten Cianjur menargetkan implementasi Universal Health Coverage (UHC) Prioritas mulai bulan Juli 2025. Langkah ini membutuhkan penambahan sekitar 350 ribu peserta aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk menjamin pelayanan kesehatan optimal bagi seluruh warga.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, dr. Yusman Faisal, menjelaskan bahwa UHC Prioritas dapat tercapai apabila cakupan kepesertaan JKN mencapai 98% dari total penduduk dengan tingkat keaktifan di atas 80%. Jika kedua syarat ini terpenuhi, pelayanan kesehatan dapat diberikan selama 24 jam penuh kepada seluruh masyarakat Cianjur.

Guna merealisasikan target UHC Prioritas Cianjur ini, Pemkab Cianjur tengah mempersiapkan perubahan anggaran untuk mendanai perluasan kepesertaan JKN. Pihaknya berharap perubahan anggaran dapat rampung pada pertengahan tahun ini. Sehingga ke depannya, implementasi UHC Prioritas Cianjur dapat mulai sesuai jadwal pada bulan Juli 2025.

“Saat ini kami sedang memvalidasi data warga yang akan kami daftarkan sebagai peserta JKN. Dari total penduduk sekitar 2,7 juta jiwa pada semester pertama 2025, kami perlu memastikan 98 persen di antaranya, atau sekitar 2,6 juta jiwa, telah terdaftar dan aktif sebagai peserta JKN,” jelas dr. Yusman.

Lebih lanjut, dr. Yusman merinci bahwa kepesertaan JKN di Kabupaten Cianjur berasal dari berbagai segmen. Sekitar 1,4 juta peserta menjadi tanggungan pemerintah pusat. Lalu, 750 ribu oleh pemerintah daerah, dan sisanya berasal dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), peserta mandiri, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta Veteran.

“Seluruh segmen kepesertaan ini harus berkontribusi mencapai total 98% cakupan. Selain itu, tingkat keaktifan peserta juga menjadi kunci, harus di atas 80%. Jika kedua persyaratan ini terpenuhi, barulah Kabupaten Cianjur dapat dinyatakan mencapai UHC Prioritas,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Diduga Korsleting Listrik, Masjid dan Madrasah di Sukaluyu Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

7 Agustus 2026 - 06:44 WIB

masjid terbakar

Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan Alun-alun Suryakancana Gunung Gede

6 Agustus 2026 - 21:29 WIB

alun-alun Suryakancana

Dua Motor Mahasiswa KKN di Cugenang Cianjur Hilang, Aksi Pelaku Terekam CCTV

6 Agustus 2026 - 21:08 WIB

mahasiswa kkn

Polres Cianjur Mulai Salurkan Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Cianjur

5 Agustus 2026 - 22:53 WIB

Kekeringan di cianjur

Kunker ke Cianjur, Cak Imin Luncurkan Gerakan 10 Ribu MCK dan Lepas 357 PMI

4 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Cak Imin
Trending di Berita