Menu

Mode Gelap
Isu Harga BBM Naik 1 April 2026, Hiswana Migas Cianjur Pastikan Hoaks dan Stok Aman Pasca Lebaran 2026, DPRD Cianjur Gelar Halal Bihalal dan Langsung Rapat Paripurna Pasutri Tewas Terseret Banjir di Puncak, Pemkab Cianjur Desak Perbaikan Drainase Jenazah Wanita Ditemukan di Waduk Cirata, Polisi Pastikan Terkait Kecelakaan di Cipanas Pengumuman SNBP 2026 Dijadwalkan 31 Maret Pukul 15.00 WIB, Ini Cara Cek Hasilnya Longsor Terjang 17 Titik di Cidaun Cianjur, Akses Jalan Desa Cibuluh Putus Total

Berita

Puluhan Siswa MAN 1 Cianjur Diduga Keracunan Massal Usai Santap Program Makan Bergizi Gratis

badge-check


					Sejumlah siswa MAN Cianjur mendapatkan perawatan di RSUD Sayang setelah mengalami dugaan keracunan massal. Perbesar

Sejumlah siswa MAN Cianjur mendapatkan perawatan di RSUD Sayang setelah mengalami dugaan keracunan massal.

Cianjur – Puluhan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur diduga mengalami keracunan massal setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (21/4/2025). Informasi terkini menyebutkan bahwa 38 siswa telah dibawa dan mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Muhammad Reyhan, seorang siswa MAN 1, menuturkan bahwa gejala keracunan mulai ia rasakan sekitar pukul 14.30 WIB. Sebelumnya, pada pukul 12.00 WIB, ia dan teman-teman sekelasnya mengonsumsi nasi beserta lauk dari program MBG.

“Siang tadi, kami sekelas makan MBG. Menunya nasi dan ayam potong seperti suwir. Sekitar pukul setengah tiga, kepala saya mulai pusing dan mata berkunang-kunang. Saya langsung pulang, dan sesampainya di rumah, saya muntah,” ujarnya pada Senin (21/4/2025).

Siswa kelas 10 tersebut mengungkapkan bahwa ayam suwir yang mereka makan mengeluarkan bau yang kurang sedap. Meskipun demikian, para siswa tetap mengonsumsinya. “Baunya agak aneh, seperti asam. Tapi kami tetap memakannya karena mengira itu bumbu,” katanya.

Ia memastikan bahwa setelah makan siang, para siswa tidak mengonsumsi makanan lain selain dari program MBG. “Setelah itu, kami tidak makan apa pun. Hanya makan dari MBG, kemudian muncul gejala keracunan,” imbuhnya.

Kepala Sekolah MAN Cianjur, Erma, menjelaskan bahwa sekolahnya memiliki sekitar 800 siswa dari kelas 10 hingga 11. Sebagian besar siswa tersebut mengonsumsi makanan dari program MBG.

“Setelah menyantap MBG, para siswa mulai mengeluhkan gejala keracunan. Beberapa siswa sempat kami rawat di UKS, sementara yang lain merasakan gejala serupa setibanya di rumah. Kami telah menginstruksikan seluruh guru untuk memantau kondisi murid-murid dan menanyakan keadaan mereka guna memastikan jumlah siswa yang mengalami keracunan,” jelasnya.

Siswa MAN 1 Cianjur yang Keracunan Jalani Perawatan

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Frida Layla Yahya, menyatakan bahwa saat ini tercatat 38 siswa sedang menjalani perawatan di rumah sakit akibat dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan dari MBG.

“Hingga pukul 21.00 WIB, tercatat 38 siswa kami bawa ke rumah sakit. Sebanyak 28 siswa dirawat di RSUD Sayang dan 10 siswa lainnya di RS Bhayangkara,” ungkapnya.

Menurutnya, Dinas Kesehatan juga telah menginstruksikan setiap puskesmas untuk mendata pasien, terutama pelajar, yang kuat dugaan mengalami keracunan guna memastikan jumlah korban secara keseluruhan.

“Sebagian besar siswa mengeluhkan keracunan setelah pulang ke rumah. Jadi, kemungkinan ada siswa yang mengalami gejala di rumah sehingga mereka dirawat di rumah atau dibawa ke puskesmas terdekat,” kata Frida.

Lebih lanjut, Frida menambahkan bahwa pihaknya akan mengambil sampel muntahan serta sisa makanan untuk melakukan uji laboratorium dan memastikan penyebab pasti keracunan tersebut.

“Kami akan mengambil sampel muntahan dan mencari sisa sampel makanan, jika masih ada, untuk kami uji di laboratorium. Tujuannya adalah untuk memastikan apakah penyebabnya berasal dari makanan MBG atau ada faktor lain,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Isu Harga BBM Naik 1 April 2026, Hiswana Migas Cianjur Pastikan Hoaks dan Stok Aman

31 Maret 2026 - 17:48 WIB

harga bbm naik

Pasca Lebaran 2026, DPRD Cianjur Gelar Halal Bihalal dan Langsung Rapat Paripurna

31 Maret 2026 - 16:15 WIB

DPRD Cianjur

Pasutri Tewas Terseret Banjir di Puncak, Pemkab Cianjur Desak Perbaikan Drainase

31 Maret 2026 - 15:32 WIB

Perbaikan Drainase

Jenazah Wanita Ditemukan di Waduk Cirata, Polisi Pastikan Terkait Kecelakaan di Cipanas

30 Maret 2026 - 12:13 WIB

jenazah Wanita

Pengumuman SNBP 2026 Dijadwalkan 31 Maret Pukul 15.00 WIB, Ini Cara Cek Hasilnya

30 Maret 2026 - 10:43 WIB

pengumuman snbp 2026
Trending di Berita