Menu

Mode Gelap
19 Siswa SD di Pagelaran Alami Gejala Keracunan, Polisi Selidiki Penyebabnya Akses Rusak dan Harga Elpiji Rp40 Ribu, Desa di Cianjur Ini Jadi Satu-satunya Desa Tertinggal di Jabar Perumdam Cianjur Beri Diskon Bayar Tagihan Air di Tokopedia Selama Mei 2026 Jabar Bergerak Zillenial Cianjur Tanam 60 Pohon Endemik di Kawasan TNGGP 1.500 Guru Honorer Cianjur Masih Menunggu Kepastian Status PPPK Musim Hujan, Sungai Cikundul Cianjur Dipenuhi Sampah Kiriman hingga Timbulkan Bau Menyengat

Berita

Puluhan Siswa MAN 1 Cianjur Diduga Keracunan Massal Usai Santap Program Makan Bergizi Gratis

badge-check


					Sejumlah siswa MAN Cianjur mendapatkan perawatan di RSUD Sayang setelah mengalami dugaan keracunan massal. Perbesar

Sejumlah siswa MAN Cianjur mendapatkan perawatan di RSUD Sayang setelah mengalami dugaan keracunan massal.

Cianjur – Puluhan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur diduga mengalami keracunan massal setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (21/4/2025). Informasi terkini menyebutkan bahwa 38 siswa telah dibawa dan mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Muhammad Reyhan, seorang siswa MAN 1, menuturkan bahwa gejala keracunan mulai ia rasakan sekitar pukul 14.30 WIB. Sebelumnya, pada pukul 12.00 WIB, ia dan teman-teman sekelasnya mengonsumsi nasi beserta lauk dari program MBG.

“Siang tadi, kami sekelas makan MBG. Menunya nasi dan ayam potong seperti suwir. Sekitar pukul setengah tiga, kepala saya mulai pusing dan mata berkunang-kunang. Saya langsung pulang, dan sesampainya di rumah, saya muntah,” ujarnya pada Senin (21/4/2025).

Siswa kelas 10 tersebut mengungkapkan bahwa ayam suwir yang mereka makan mengeluarkan bau yang kurang sedap. Meskipun demikian, para siswa tetap mengonsumsinya. “Baunya agak aneh, seperti asam. Tapi kami tetap memakannya karena mengira itu bumbu,” katanya.

Ia memastikan bahwa setelah makan siang, para siswa tidak mengonsumsi makanan lain selain dari program MBG. “Setelah itu, kami tidak makan apa pun. Hanya makan dari MBG, kemudian muncul gejala keracunan,” imbuhnya.

Kepala Sekolah MAN Cianjur, Erma, menjelaskan bahwa sekolahnya memiliki sekitar 800 siswa dari kelas 10 hingga 11. Sebagian besar siswa tersebut mengonsumsi makanan dari program MBG.

“Setelah menyantap MBG, para siswa mulai mengeluhkan gejala keracunan. Beberapa siswa sempat kami rawat di UKS, sementara yang lain merasakan gejala serupa setibanya di rumah. Kami telah menginstruksikan seluruh guru untuk memantau kondisi murid-murid dan menanyakan keadaan mereka guna memastikan jumlah siswa yang mengalami keracunan,” jelasnya.

Siswa MAN 1 Cianjur yang Keracunan Jalani Perawatan

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Frida Layla Yahya, menyatakan bahwa saat ini tercatat 38 siswa sedang menjalani perawatan di rumah sakit akibat dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan dari MBG.

“Hingga pukul 21.00 WIB, tercatat 38 siswa kami bawa ke rumah sakit. Sebanyak 28 siswa dirawat di RSUD Sayang dan 10 siswa lainnya di RS Bhayangkara,” ungkapnya.

Menurutnya, Dinas Kesehatan juga telah menginstruksikan setiap puskesmas untuk mendata pasien, terutama pelajar, yang kuat dugaan mengalami keracunan guna memastikan jumlah korban secara keseluruhan.

“Sebagian besar siswa mengeluhkan keracunan setelah pulang ke rumah. Jadi, kemungkinan ada siswa yang mengalami gejala di rumah sehingga mereka dirawat di rumah atau dibawa ke puskesmas terdekat,” kata Frida.

Lebih lanjut, Frida menambahkan bahwa pihaknya akan mengambil sampel muntahan serta sisa makanan untuk melakukan uji laboratorium dan memastikan penyebab pasti keracunan tersebut.

“Kami akan mengambil sampel muntahan dan mencari sisa sampel makanan, jika masih ada, untuk kami uji di laboratorium. Tujuannya adalah untuk memastikan apakah penyebabnya berasal dari makanan MBG atau ada faktor lain,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

19 Siswa SD di Pagelaran Alami Gejala Keracunan, Polisi Selidiki Penyebabnya

13 Mei 2026 - 17:57 WIB

keracunan makanan

Akses Rusak dan Harga Elpiji Rp40 Ribu, Desa di Cianjur Ini Jadi Satu-satunya Desa Tertinggal di Jabar

12 Mei 2026 - 19:55 WIB

desa sukaraharja

Perumdam Cianjur Beri Diskon Bayar Tagihan Air di Tokopedia Selama Mei 2026

12 Mei 2026 - 11:44 WIB

perumdam tirta mukti cianjur

Jabar Bergerak Zillenial Cianjur Tanam 60 Pohon Endemik di Kawasan TNGGP

12 Mei 2026 - 09:16 WIB

Jabar Bergerak Zillenial Cianjur

1.500 Guru Honorer Cianjur Masih Menunggu Kepastian Status PPPK

12 Mei 2026 - 08:57 WIB

guru honorere cianjur
Trending di Berita