Menu

Mode Gelap
Tiga Maling Motor Terekam CCTV, Honda Beat Milik Petani Raib di Bojongpicung Cianjur Perumdam Tirta Mukti Luncurkan Air Minum Kemasan Bersertifikat SNI Rumah dan Pondok Pesantren di Bojongpicung Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta Disbudpar Cianjur Catat Retribusi Wisata Cibodas Capai Rp500 Juta, Naik 100 Persen dari Tahun Lalu Bunga Edelweiss Dikelilingi Sampah Plastik, BBTNGGP Siapkan Operasi Bersih di Alun-Alun Suryakencana Kapolres Cianjur Ajak Ojol dan PMOC Mancing Bersama, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Berita

Status Tanggap Darurat Bencana Cianjur Diperpanjang

badge-check

Status Tanggap Darurat Bencana Cianjur Diperpanjang Perbesar

Cianjur – Pemerintah Kabupaten Cianjur memperpanjang masa Tanggap Darurat Bencana (TDB) banjir, longsor, dan pergerakan tanah atau tanah amblas. Pasalnya dampak bencana terus meluas hingga 18 kecamatan.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur Asep Wijaya, mengatakan awalnya tanggap darurat akan berakhir di pekan ini, tepatnya di sekitar tanggal 11 Desember. Namun karena bencana terus terjadi dan meluas, Pemkab memperpanjang masa TDB.

“Iya karena hampir setiap hari hujan deras dan terjadi bencana susulan, sehingga TDB kita perpanjang hingga tanggal 18 Desember 2024,” kata dia, Senin (9/12/2024).

Baca Juga : Longsor di Sindangbarang Tewaskan Sepasang Ibu dan Anak

Menurut dia, saat ini tercatat ada 18 kecamatan yang terdampak bencana banjir, longsor, dan pergerakan tanah.

“Sebelumnya 15 kecamatan, ternyata bertambah sekarang tercatat ada 18 kecamatan yang terdampak. Dan kemungkinan bisa bertambah, karena kondisinya masih terjadi hujan deras,” kata dia.

Dia menuturkan saat perpanjangan status tanggap darurat ini, berdasarkan data yang masuk, tercatat ada 625 rumah rusak, 544 rumah terendam, dan 280 rumah terancam.

Selain itu, sebanyak 800 warga mengungsi akibat rumah terdampak pasalnya rumah yang ditempati rusak serta terancam.

“Untuk yang mengungsi awalnya ada 1.000 lebih karena dampak banjir. Tapi pasca air surut, mereka sudah kembali ke rumah masing-masing, sekarang yang mengungsi tinggal 800 orang,” kata dia.

Asep menambahkan pihaknya tetap mengimbau warga untuk tetap siaga saat terjadi hujan deras. “Kami imbau tetap siaga dan waspada, apalagi saat hujan deras,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tiga Maling Motor Terekam CCTV, Honda Beat Milik Petani Raib di Bojongpicung Cianjur

25 Juli 2026 - 22:21 WIB

maling motor di Bojongpicung

Perumdam Tirta Mukti Luncurkan Air Minum Kemasan Bersertifikat SNI

25 Juli 2026 - 08:27 WIB

air minum tirta mukti

Rumah dan Pondok Pesantren di Bojongpicung Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta

25 Juli 2026 - 07:45 WIB

kebakaran di bojongpicung

Disbudpar Cianjur Catat Retribusi Wisata Cibodas Capai Rp500 Juta, Naik 100 Persen dari Tahun Lalu

24 Juli 2026 - 18:27 WIB

kunjungan ke kebun raya cibodas

Bunga Edelweiss Dikelilingi Sampah Plastik, BBTNGGP Siapkan Operasi Bersih di Alun-Alun Suryakencana

24 Juli 2026 - 17:42 WIB

alun-alun suryakencana
Trending di Berita